fbpx

Komponen Motor DC Dan Fungsinya

Komponen Utama Motor DC Dan Fungsinya
Komponen Motor DC terdiri dari beberapa komponen utama yang meliputi: Frame, Shaft, Bearing, Stator, Rotor, Commutator, Carbon Brush

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Komponen Motor DC Dan Fungsinya – Motor DC telah digunakan dalam aplikasi industri selama bertahun-tahun. Ditambah dengan DC Drive, motor DC memberikan kontrol yang sangat tepat. Motor DC dapat digunakan dengan konveyor, elevator, pengekstrusi, aplikasi kelautan, penanganan material, kertas, plastik, karet, baja, dan aplikasi tekstil.

img-Motor DC

Komponen Utama Motor DC

Motor DC terdiri dari beberapa komponen utama yang meliputi:

  • Frame
  • Shaft
  • Bearing
  • Main Field Winding (Stator)
  • Armature (Rotor)
  • Commutator
  • Brush Assembly

Dari komponen-komponen ini, penting untuk memahami karakteristik listrik Main Field Winding, yang dikenal sebagai stator, dan rotating winding, yang dikenal sebagai Armature (Rotor).Pemahaman dua komponen ini akan membantu memahami berbagai fungsi DC Drive.

img-Komponen Utama Motor DC

Konstruksi Dasar Motor DC

Hubungan komponen listrik motor DC ditunjukkan pada ilustrasi berikut. Field winding dipasang pada pole piece untuk membentuk elektromagnet. Pada motor DC kecil, field/medan mungkin merupakan sebuah magnet permanen. Namun, dalam field DC yang lebih besar, field/medan ini biasanya berupa elektromagnet. Field winding dan pole piece dibaut ke frame. Amature dimasukkan di antara field winding. Amature disupport oleh bearing dan end bracket (tidak diperlihatkan). Carbon brushe menempel pada commutator.

img-komponen motor dc dan fungsinya

Bagian Rotor Motor DC (Armature)

Amature atau rotor berputar di antara kutub field windings. Rotor terdiri dari shaft, core, armature windings/gulungan rotor, dan commutator. Gulungan rotor biasanya membentuk luka dan kemudian ditempatkan di slot inti atau core.

img-Bagian Rotor Motor DC

Fungsi Carbon Brush Pada Motor DC

Carbon Brushe yang berada di sisi komutator berfungsi untuk memberikan tegangan suplai ke motor. Motor DC secara mekanis kompleks yang mana dapat menyebabkan masalah bagi mereka di lingkungan yang dapat merugikan hal tertentu. Sejumlah perawatan diperlukan ketika menggunakan motor DC dalam aplikasi industri tertentu. Korosi dapat merusak komutator. Selain itu, Gerakan atau tindakan carbon brush terhadap komutator menyebabkan percikan api yang mungkin bermasalah di lingkungan berbahaya.

img-Fungsi Carbon Brush Pada Motor DC

Alhamdulilah di materi mengenai Komponen Motor DC Dan Fungsinya yang kita bahas dan pelajari secara singkat. Kita sudah mengerti Komponen Utama Motor DC, Konstruksi Dasar Motor DC, Bagian Rotor Motor DC Dan yang terakhir kita membahas secara singkat Fungsi Carbon Brush Pada Motor DC. Masih banyak sekali hal yang kita pelajari mengenai motor DC ini. Mungkin materi ini akan kami update secara berkala atau kami buatkan materi dalam konten yang berbeda. Jangan lupa untuk mengunjungi website kelas PLC setiap hari agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru.

Baca juga:   Pengertian Transistor dan Jenisnya Lengkap Dengan Fungsinya

Salam sukses untuk kita semua. Terimakasih sudah menjadi sahabat setia Kelas PLC.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

perbedaan-risc-dan-cisc
Elektronika

Perbedaan Antara RISC dan CISC

Perbedaan RISC dan CISC – Baik RISC dan CISC adalah desain arsitektur CPU berdasarkan variasi set instruksi. Keduanya dibedakan pada berbagai faktor seperti unit pemrograman

perbedaan-register-dan-memori
Elektronika

Perbedaan Antara Register dan Memori

Perbedaan register dan memori – Register dan Memori dianggap sebagai dua komponen penting yang menunjukkan utilitas dalam operasi CPU yang efisien karena keduanya digunakan untuk

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?