fbpx

Menerapkan Arus Listrik

img-arus-listrik
Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Menerapkan Arus Listrik

Arus listrik – Dalam mata pelajaran IPA saat SMP di kala itu, kita telah belajar tentang energi dan sumber energi. Tentunya sahabat masih ingat apakah energi itu? Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) atau melakukan suatu perubahan. Sumber energi adalah segala sesuatu yang menghasilkan energi, yang diklasifikasi menjadi sumber energi yang terbarukan dan sumber energi tidak terbarukan. Energi memiliki berbagai bentuk seperti energi potensial, energi kinetik, energi mekanik, energi listrik, dan lain lain. Sesuai dengan hukum kekekalan energi, energi tidak dapat dihilangkan, tetapi hanya dapat dipindahkan atau diubah menjadi energi lain.

Pada materi dasar listrik dan elektronika ini, Kita akan memperdalam tentang energi listrik, dengan menyelami fenomena listrik statis dan listrik dinamis.Sebelum berlanjut ke masalah yang lebih substansial, ada satu masalah yang kadang masih menimbulkan kebingungan dalam pemahaman antara istilah listrik (electricity) dan elektronik (electronic). Dapatkan sahabat memperjelas masalah tersebut?

Electronic merupakan cabang dari ilmu fisika yang mencakupi perangai dan dampak dari adanya pergerakan atau perpindahan elektron di dalam tabung vakum (vacuum tube), perilaku gas, dan bahan semikonduktor.

Sedang listrik merupakan cabang ilmu fisika menyangkut fenomena alam. Listrik dapat diketahui hanya melalui dampak atau efek yang ditimbulkan oleh muatan listrik, arus listrik, medan listrik, dan magnet listrik.

Listrik biasanya mengacu kepada pembangkitan tenaga listrik, transmisi tenaga listrik, dan pemanfaatan tenaga listrik. Sedang elektronik biasanya berhubungan dengan penggunaan listrik daya rendah (arus lemah) untuk mengontrol rangkaian atau sirkit berdaya besar (arus kuat).

Konsep Arus Listrik

Listrik merupakan cabang ilmu fisika menyangkut fenomena alam. Sehingga
untuk memperdalam energi listrik, maka perlu menyelami fenomena alam yang
dikenal dengan listrik statis. Listrik dapat diketahui hanya melalui dampak atau efek
yang ditimbulkan oleh muatan listrik, arus listrik, medan listrik, dan magnet listrik.

Apa Yang Dimaksud Dengan Muatan Listrik ?

Sebagian besar muatan listrik dibawa oleh elektron dan proton dalam sebuah atom. Elektron dikatakan membawa muatan negatif, sementara proton dikatakan membawa muatan positif, meskipun label ini sepenuhnya arbitrer (lebih lanjut tentang itu nanti). Proton dan elektron menarik satu sama lain, pola dasar klise “berlawanan menarik,” menurut situs web University of Georgia, HyperPhysics. Sebaliknya, dua proton saling tolak, seperti halnya dua elektron.

Proton dan elektron menciptakan medan listrik, yang mengerahkan gaya yang disebut gaya Coulomb, yang memancar keluar ke segala arah. Menurut Serif Uran, seorang profesor fisika di Pittsburg State University, medan listrik memancar keluar dari partikel bermuatan serupa dengan bagaimana cahaya memancar keluar dari bola lampu. Seperti halnya dengan kecerahan cahaya, kekuat/an medan listrik berkurang seiring kuadrat jarak dari sumber (1 / r2). Jika Kita bergerak dua kali lebih jauh, kekuatan bidang berkurang menjadi seperempat, dan jika Kita bergerak tiga kali lebih jauh, bidang berkurang menjadi sepersembilan.

Ikuti Kursus PLC Online Omron Dengan CX – Programmer & Dapatkan Sertifikat Penyelesaian

Karena proton umumnya terbatas pada inti atom yang tertanam di dalamnya, mereka hampir tidak bebas untuk bergerak seperti halnya elektron. Karena itu, ketika kita berbicara tentang muatan listrik, kita hampir selalu berarti surplus atau defisit elektron. Ketika ada ketidakseimbangan muatan, dan elektron dapat mengalir, arus listrik tercipta.

Defisit atau surplus elektron yang terlokalisasi dan menetap dalam suatu objek menyebabkan listrik statis. Arus dapat mengambil bentuk pelepasan listrik statis secara tiba-tiba seperti petir atau percikan antara jari Anda dan pelat sakelar lampu yang diarde; aliran arus searah (DC) yang stabil dari baterai atau sel surya; atau arus berosilasi seperti yang berasal dari generator arus bolak-balik (AC), pemancar radio, atau penguat audio.

Jadi Muatan listrik adalah muatan dasar proton dan elektronatau muatan yang dimiliki suatu benda, yang membuatnya mengalami gaya pada benda lain yang berdekatan dan juga memiliki muatan listrik.

Apa Yang Di Maksud Dengan Listrik Statis ?

Listrik statis adalah gejala tentang interaksi rnuatan listrik yang tidak bergerak atau
tidak bergerak secara permanen.

Dalam menjalani perikehidupan manusia modern, seringkali kita melihat dan bahkan merasakan adanya fenomena listrik statis (elektrostatis).Tahukah kalian, bahwa listrik telah ditemukan sejak manusia mulai mengamati efek yang timbul dari dua buah benda yang saling digosokkan. Bahkan, mungkin kita pernah merasakan seperti sengatan pada kaki kita setelah berjalan di atas karpet yang terbuat dari nilon. Kita juga sering melihat fenomena alam yang kadang sangat dahsyat, yakni petir atau halilintar.Peristiwa-peristiwa tersebut di atas merupakan gejala dari listrik statis

Apa Yang Dikamsud Dengan Atom ?

Dengan mengkaji teori atom ini secara lebih intensif kalian akan memperdalam pengetahuan konseptual yang telah kalian miliki sebelumnya. Thales Militus, seorang ilmuwan Yunani, menemukan gejala listrik yang diperoleh dengan menggosok batu ambar, yang dalam bahasa Yunani disebut elektron. Setelah digosok ternyata batu ambar tersebut dapat menarik benda-benda kecil yang berada di dekatnya. Sifat seperti ini dalam ilmu listrik disebut elektrifikasi. Listrik yang terjadi pada batu ambar yang digosok disebut listrik statis yaitu listrik yang tidak mengalir.

Seluruh benda atau materi, yang dalam kondisi normal berwujud padat seperti besi, kayu dan pakaian, atau yang berwujud cairan seperti air dan minyak, atau yang berwujud gas seperti udara dan uap air merupakan komposisi dari berbagai substansi yang membentuk obyek secara fisik. Pada hakekatnya materi terdiri dari substansi dasar yang disebut elemen atau unsur.

Ada 110 unsur yang telah ditemukan oleh para ahli di jagat raya ini. Unsur yang membentuk suatu materi terdiri dari atom. Atom merupakan partikel terkecil dari suatu unsur yang dapat berdiri sendiri atau berupa tunggal dan dapat pula eksis berupa kombinasi atau campuran dari berbagai unsur. Semua materi terdiri dari atom-atom sejenis atau kombinasi dari beberapa atomatom, dan seluruh atom merupakan struktur listrik.

Atom adalah Suatu zat terdiri atas partikel-partikel kecil . Atom berasal dari kata atomos, yang artinya tidak dapat dibagi-bagi lagi. Tetapi, dalam perkembangannya ternyata atom ini masih dapat diuraikan lagi.

Atom terdiri atas dua bagian, yaitu inti atom dan kulit atom. Inti atom bermuatan positif, sedangkan kulit atom terdiri atas partikel-partikel bermuatan negatif yang disebut elektron. Inti atom tersusun dari dua macam partikel, yaitu proton yang bermuatan positif dan netron yang tidak bermuatan (netral).

Nukleus terletak pada pusat atom, oleh karena itu sering disebut sebagi inti atom. Nukleus terdiri dari proton dan neutron. Muatan listrik yang dimiliki oleh proton sama dengan muatan yang dimiliki oleh elektron tetapi berbeda polaritas. Elektron bermuatan negatif, sedang proton bermuatan positif. Jumlah proton pada nukleus yang membedakan unsur satu dengan unsur lainnya.

Atom dan partikel penyusunnya terdiri dari :

  • Inti atom yang disebut nukleus. Nukleus terdiri dari dua partikel yang berkaitan dengan erat, disebut proton yang bermuatan positif dan neutron tidak bermuatan.
  • Elektron yang bermuatan negatif, yang pergerakannya berbentuk elip mengitari inti atom. Elektron yang terletak pada lintasan paling luar disebut elektron bebas.

Suatu atom dikatakan netral apabila di dalam intinya terdapat muatan positif (proton) yang jumlahnya sama dengan muatan negatif (elektron) pada kulitnya.

Img-susunan-sebuah-atom
Image: Susunan sebuah atom

Suatu atom dikatakan bermuatan positif apabila jumlah muatan positif (proton) pada inti lebih banyak daripada muatan negatif (elektron) pada kulit atom yang mengelilinginya. Suatu atom dikatakan bermuatan negatif apabila jumlah muatan positif (proton) pada inti lebih sedikit daripada jumlah muatan negatif (elektron) pada kulit atom.

Img-Susunan Atom Positif, Negatif, dan Netral
Image: Susunan Atom Positif, Negatif, dan Netral

Atom yang paling sederhana adalah atom hidrogen yang hanya tersusun dari satu proton dan satu elektron. Karena jumlah proton dan elektronnya sama, maka atom hidrogen dikatakan sebagai atom netral. Atom helium terdiri dari dua proton, dua neutron dan dua elektron. Karena jumlah proton dan jumlah elektronnya sama, maka atom helium juga dikatakan sebagai atom netral.

img-Susunan atom, hidrogen, dan helium
Image: Susunan atom, hidrogen, dan helium

Apa Yang Dimaksud Dengan Gaya Listrik ?

Gaya listrik adalah  gaya tolak atau gaya tarik menarik yang dialami oleh objek bermuatan yang berada dalam medan listrik. Mari kita bahas mengenai fenomena gaya listrik ini sahabat.

Setelah mempelajari struktur atom dengan seksama, telah mengantarkan kita pada pengetahuan konseptual yang masih terkait dengan pengetahuan sebelumnya,

yaitu muatan listrik. Muatan listrik merupakan istilah yang cukup penting dalam dunia kelistrikan. Muatan listrik merupakan sifat fisik dari setiap benda. Menurut Benyamin Franklin, muatan listrik dapat dibedakan menjadi dua, yaitu muatan positif dan muatan negatif.

Semua benda baik padat, gas, dan cair, terdiri dari partikel-partikel kecil yang disebut molekul-molekul. Molekul-molekul sendiri terbentuk oleh partikel-partikel yang lebih kecil lagi yang disebut atom-atom. Benda di mana molekul-molekulnya terdiri dari atom-atom yang sama, lazim disebut sebagai unsur. Bila atom-atom yang membentuk molekul tidak sama, disebut campuran. Sebagai contoh, struktur atom hydrogen terdiri dari satu proton, dan satu elektron, atom oksigen terdiri dari delapan proton, delapan neutron, dan delapan elektron. Gambar di bawah ini memperlihatkan struktur atom hydrogen dan oksigen.

img-Struktur atom hydrogen (a) dan atom oksigen (b)
Image: Struktur atom hydrogen (a) dan atom oksigen (b)

Air terbentuk dari molekul-molekul air. Satu molekul air (H2O) merupakan komposisi dari dua unsur atom, yaitu dua atom hidrogen (H) dan satu atom oksigen (O). Susunan molekul air diperlihatkan dalam Gambar dibawah ini.

img-Komposisi molekul air (H20)
Image: Komposisi molekul air (H20)

Muatan listrik adalah sifat alami yang dimiliki oleh beberapa partikel sub atom, yang akan menetukan interaksi elektromagnetiknya. Muatan listrik suatu benda dapat dipengaruhi dan menghasilkan medan elektromagnet. Interaksi antara pergerakan muatan listrik dan medan elektromagnetik merupakan sumber gaya elektromagnetik. Atom yang kehilangan atau mendapat tambahan elektron dianggap tidak stabil. Kelebihan elektron pada suatu atom menghasilkan muatan negatif. Kekurangan elektron pada suatu atom akan menghasilkan muatan positif. Muatan listrik yang berbeda akan bereaksi dalam berbagai cara. Dua partikel yang bermuatan negatif akan saling tolak menolak, demikian juga dua partikel yang bemuatan positif.

Dari eksperimen dapat dibuktikan bahwa muatan listrik dapat dikuantifikasi, yakni nilai muatan satu elektron sebesar 1.602×10−19. Karena bermuatan negatif
maka lazim disingkat dengan -e, dan untuk proton disingkat menjadi +e karena bermuatan positif. Istilah ion dikenakan pada pada suatu atom atau kelompok atom yang kehilangan satu atau lebih elektron, sehingga menghasilkan muatan positif (lazim disebut sebagai kation) pada atomnya.Sebaliknya suatu atom atau kelompok atom yang mendapatkan tambahan elektron sehingga bermuatan negatif (lazim disebut sebagai anion).

Sifat-sifat penting dari proton dan elektron:

  • Masa proton adalah 1,66 x 10-27 kg.
  • Masa elektron adalah 9,1096 x 10-31 kg.
  • Muatan listrik diukur dalam satuan coulomb (C), di mana 1 coulomb sama dengan jumlah muatan yang dimiliki oleh 6,24 x 1018 elektron
  • Muatan dari satu elektron adalah e = 1,602 x 10-19 Coulomb.
  • Jumlah elektron pada setiap atom benda berlainan. Misalnya jumlah elektron pada tembaga adalah 29.
  • Pada suatu benda, jika jumlah muatan positip dan muatan negatif sama maka benda tersebut menjadi netral.

Dari eksperimen menggunakan elektroskop, dapat dilihat bahwa bila ada dua muatan positif yang berdekatan akan terjadi gaya tolak-menolak, demikian juga bila ada dua muatan negatif yang berdekatan. Bila muatan positif berdekatan dengan muatan negatif maka akan timbul gaya tarik-menarik.

img- Gaya tolak dan gaya tarik listrik
Image: Gaya tolak dan gaya tarik listrik

Fenomena gaya listrik merupakan pengetahuan faktual yang ada di dunia listrik statis. Gaya listrik yang dimaksudkan di sini adalah gaya tolak dan gaya tarik yang timbul pada suatu atom tunggal atau kelompok atom. Gaya tersebut dapat timbul karena adanya kelebihan atau kekurangan jumlah elektron pada atom tersebut. Bila salah satu atom bermuatan positif dan ada atom lain yang bermuatan negatif maka terjadi gaya tarik antar keduanya. Sebaliknya bila kedua atom bermuatan sama maka terjadi gaya tolak antar keduanya.Fenomena gaya listrik yang terjadi pada atom bermuatan tentu telah menimbulkan pertanyaan yang sangat menarik. Bagaimana dan mengapa bisa terjadi seperti itu? Jika sahabat mengetahui jawabannya isikan di kolom komentar ya.

Apa Yang Dimaksud Dengan Medan Listrik ?

Kita sudah lebih memahami sifat muatan listrik. Untuk memperjelas fenomena sifat muatan listrik, kalian harus mengkaji pengetahuan konseptual terkait dengan istilah medan listrik. Setiap benda yang bermuatan listrik, pasti akan memancarkan garis-garis gaya listrik, ke segala arah seperti diperlihatkan dalam gambar di bawah ini.

img-Garis-garis gaya listrik
Image: Garis-garis gaya listrik

Pada benda bermuatan positif, maka garis-garis gaya listrik akan memancar
keluar benda, sedang pada benda bermuatan negatif, garis-garis gaya listrik menuju
ke dalam. Medan listrik adalah daerah di sekitar benda bermuatan listrik yang masih
dipengaruhi oleh gaya listrik.
Medan listrik digambarkan dengan garis-garis gaya
listrik.

Sifat Dan Garis Gaya Listrik

Garis gaya listrik berasal dari muatan positif menuju muatan negatif. Garis gaya
listrik tidak pernah berpotongan. Semakin rapat garis gaya listrik, semakin kuat
medan listriknya. Gambar dibawah memperlihatkan interaksi garis-garis gaya listrik yang terjadi pada dua benda yang bermuatan. Dari fenomena ini tentunya kalian akan dapat memperjelas fenomena sifat muatan listrik.

img-Sifat garis-garis gaya listrik
Image: Sifat garis-garis gaya listrik

Apa Yang Dimaksud Dengan Hukum Columb ?

Dengan menyelami interaksi elektrostatis dan susunan atom, akan mengantarkan
kita pada pengetahuan konseptual yang lebih dalam tentang fenomena muatan listrik. Muatan listrik adalah suatu sifat dasar alam yang dipengaruhi oleh struktur atom. Benjamin Franklin memberi penandaan pada kedua jenis muatan listrik sebagai muatan positif dan muatan negatif. Hal ini hanya merupakan sekedar penandaan, positif dan negatif bukan dalam pengertian lebih kecil atau lebih dari nol. Muatan positif dan negatif adalah sifat yang saling melengkapi atau komplementer.

Dalam suatu atom atau benda, apabila jumlah muatan positif (berasal dari proton) sama dengan muatan negatif (berasal dari elektron), maka atom atau benda tersebut tidak bermuatan (netral). Akan tetapi, mengingat elektron suatu atom atau benda dapat berpindah, maka dalam suatu atom bisa terjadi jumlah muatan positif (proton) tidak sama dengan jumlah muatan negatif (elektron). Dengan perkataan lain, muatan dari suatu benda ditentukan oleh jumlah proton dan elektronnya. Untuk mengetahui apakah suatu benda bermuatan listrik atau tidak, digunakan alat yang dinamakan elektroskop.

Ikuti Kursus PLC Online Smart Relay Zelio Denga Zelio SOFT & Dapatkan Sertifikat Penyelesaian

Sebuah balon yang digosok-gosokkan pada sehelai kain akan menempel pada badan kita. Dua buah balon yang digosok-gosokkan pada kain yang sama akan tolakmenolak. Hal ini merupakan bukti fundamental bahwa muatan yang sejenis akan tolak-menolak, sedangkan muatan yang tidak sejenis akan tarik-menarik. Pakaian yang saling menempel pada saat diambil dari pengering, debu yang menempel pada layar TV atau komputer, kejutan kecil pada saat memegang gagang pintu dari logam, merupakan contoh listrik statis.

Gaya listrik yang merupakan tarikan atau tolakan ini pertama kali diselidiki oleh seorang fisikawan besar Perancis bernama Charles Coulomb (1736 1806), pada akhir abad 18. Fisikawan tersebut menemukan bahwa gaya antara muatan bekerja sepanjang garis yang menghubungkan keduanya dengan besar yang sebanding dengan besar kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Hasil pengamatan ini melahirkan hukum Coulomb yang secara matematis ditulis sebagai berikut:

Rumus Hukum Columb

img-Hukum-Coulomb
Image: Hukum Coulomb

Di mana:

F = gaya coulomb (dalam satuan newton),

Ql, Q2 = muatan masing-masing partikel (dalam satuan Coulomb)

r = jarak antara kedua muatan (dalam satuan meter),

k = tetapan elektrostatis untuk ruang hampa(9.109 N.m2/C2)

Setelah mendalami muatan listrik dan hukum Coulomb, tentunya kalian sudah lebih yakin atas fenomena listrik statis. Seperti yang sudah kalian ketahui, bahwa setiap atom biasanya memiliki jumlah proton dan elektron yang sama. Misalnya atom hidrogen memiliki satu proton dan satu elektron.Atom oksigen memiliki depalan proton dan delapan elektron. Bila kondisi tersebut eksis, maka muatan listrik atom tersebut menjadi netral, karena jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan negatif. Tetapi dalam kondisi tertentu, maka muatan dalam suatu atom dapat menjadi tidak seimbang, hal ini dapat terjadi bila suatu atom kehilangan berapa elektronnya.

Apa Yang Dimaksud Dengan Arus Elektron ?

Di dunia kita, hampir semua pengetahuan faktual selalu terjadi dalam dua hal yang berlawanan. Misalkan ada kasar ada lembut, ada panas dan ada dingin. Begitu juga di dunia listrik, jika ada listrik statis pasti ada listrik dinamis. Karena sifatnya yang statis maka fenomena listrik statis tidak dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang membutuhkan aktivitas secara terus-menerus atau kontinyu. Kalau listrik statis tidak dapat dimanfaatkan energinya maka listrik dinamis pasti dapat dimanfaatkan energi yang ditimbulkan oleh fenomena listrik dinamis untuk keperluan yang lebih produktif. Tentunya kalian setuju dengan pernyataan tersebut. Dalam alam dunia nyata, listrik dinamis lazim disebut sebagai listrik. Jadi jika kita berbicara tentang listrik berarti kita berbicara tentang listrik dinamis.

Seperti telah kita ketahui listrik merupakan salah satu bentuk energi yang sangat luas pengguaannya di dunia ini. Bentuk energi ini sangat mudah diubah dalam bentuk energi lain, seperti energi gerak, panas, suara maupun kimia. Dari berbagai macam konversi inilah yang membuat peri kehidupan kita di jaman modern ini menjadi sangat nyaman. Dalamperi kehidupan modern seperti yang kalian alami saat ini, sangat sulit memisahkan listrik dari peri kehidupan. Harus kita akui bahwa kita sangat tergantung pada listrik, bahkan lebih daripada yang kita sadari. Kita memerlukan listrik untuk memperoleh informasi, berkomunikasi lewat telepon dan internet, atau sekedar untuk memperoleh cahaya yang nyaman di malam yang damai. Namun, listrik memiliki peran yang lebih penting daripada itu.

Pergerakan Elektron Pada Penghantar Listrik

Pertanyaan yang lebih menarik dan menantang untuk didiskusikan adalah, apakah
sebenarnya listrik itu dan mengapa begitu mudahnya untuk mengkonversi energi ini
menjadi bentuk energi lain?

Perhatikan dan amati peristiwa berikut ini:

img-Sumber energi listrik, dan manfaatnya
Image: Sumber energi listrik, dan manfaatnya

Listrik selalu ada di sekitar kita. Dengannya kita dapat melakukan apa saja dengan sangat mudah dan nyaman. Menghidupkan ratusan mesin yang mewarnai kehidupan kita. Mesin cuci, room air conditioner, televisi, telepon genggam, dan komputer adalah sedikit dari peralatan elektronik yang selalu ada di dekat kita. Coba kita bayangkan, dunia kita, tanpa listrik. Tentunya semua peralatan canggih yang kalian miliki itu tidak berjalan. Tanpa listrik, dunia terasa mati.

Sifat-sifat Arus Listrik

Arus listrik yang mengalir di dalam suatu bahan listrik dapat melakukan atau menimbulkan suatu usaha atau energi, yaitu

  • menimbulkan energi panas,
  • menimbulkan energi magnet,
  • menimbulkan energi cahaya, dan
  • menimbulkan reaksi kimia.

Energi listrik mudah diubah menjadi energi lain. Listrik yang mengalir dalam konduktor dapat menimbulkan panas maupun medan magnet. Dapat kita ketahui pada motor listrik, putaran pada kumparan disebabkan oleh torsi. Adapun torsi atau momen gaya tersebut ditimbulkan oleh gaya magnetik sebagai akibat interaksi gerakan muatan dengan medan magnet. Dengan adanya momen gaya tersebut maka dapat memungkinkan motor listrik berputar yang kemudian dapat diaplikasikan pada kipas angin, motor listrik dan peralatan mekanis lainnya.

Ada dua jenis arus listrik, yaitu arus searah (direct current) dan arus bolakbalik (alternating current). Arus searah mengalir dalam satu arah. Arus searah meruakan arus listrik yang dihasilkan oleh batere kering dan batere akumulator. Arus searah jarang digunakan di industri sebagai sumber energi utama tetapi lebih banyak digunakan untuk mencatu sistem kontrol industrial.

Arus bolak-balik selalu berbalik arah pada setiap interval tertentu. Arus bolakbalik merupakan jenis arus yang banyak digunakan untuk mengoperasikan peralatan
listrik baik untuk keperluan rumah tangga maupun untuk keperluan komersial dan
industri.

Materi mengenai mengenai arus listrik searah dan arus bolak balik akan kita bahas di materi berikutnya.

Salam sukses untuk kita semua. Terimakasih sudah menjadi sahabat setia Kelas PLC.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

Pengertian-Integrated-Circuit-(IC)-dan-Aplikasinya
Electrical Engineering

Pengertian Integrated Circuit (IC) dan Aplikasinya

Pengertian Integrated Circuit (IC) dan aplikasinya penting untuk kita ketahui mengingat peranannya di dalam kehidupan. Integrated Circuit atau sering disingkat dengan IC merupakan komponen elektronika aktif.

Perbedaan-Mikroprosesor-Dan-Mikrokontroler
Electrical Engineering

Perbedaan Mikroprosesor Dan Mikrokontroler

Apa perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler ? Sebenarnnya itu sebuah pertanyaan elektronik sederhana dan mendasar, namun masih banyak sahabat Kelas PLC yang bingung akan kedua komponen elektronika tersebut.

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?