Perbedaan Dioda Zener Dan Dioda Biasa

Perbedaan-Dioda-Zener-Dan-Dioda-Biasa

Perbedaan dioda zener dan dioda biasa adalah dioda zener merupakan perangkat semikonduktor yang dapat mengantarkan arus listrik dalam kondisi bias maju dan mundur, sedangkan dioda biasa hanya dapat menghantarkan arus listrik dalam satu arah.

Dioda biasa jika dioperasikan dengan bias mundur akan mengalami kerusakan. Dengan demikian, dioda sambungan PN normal dianggap sebagai dioda penyearah.

Sebaliknya, dioda Zener dirancang sedemikian rupa sehingga dapat berjalan dalam mode bias mundur tanpa mengalami kerusakan.

Intensitas doping juga merupakan salah satu fitur utama yang membedakan dioda konvensional dan dioda Zener.

Dioda sambungan PN normal didoping sedang sedangkan dioda Zener didoping dengan benar sedemikian rupa sehingga memiliki tegangan tembus (breakdown voltage).

Dioda Biasa

Dioda adalah perangkat elektronik dua terminal yang menghantarkan listrik dalam satu arah. Ini memiliki resistansi tinggi di satu ujung dan resistansi rendah di ujung lainnya.

Dioda digunakan untuk melindungi rangkaian dengan membatasi tegangan dan juga digunakan untuk mengubah AC menjadi DC. Dioda memiliki dua terminal yang dikenal sebagai anoda dan katoda.

Jika kita melihat simbol dioda maka kepala panah dikenal sebagai anoda, yang mewakili arah aliran arus dalam kondisi bias maju. dan ujung lainnya disebut katoda.

Semikonduktor seperti silikon dan germanium digunakan untuk membuat dioda. Dioda mentransmisikan arus dalam satu arah, dan cara mereka mentransmisikan arus mungkin berbeda.

Dioda Zener

Dioda zener dapat memberikan tegangan referensi yang stabil. Dioda ini dapat dioperasikan dalam kondisi bias mundur dan rusak pada tegangan tertentu. Dioda ini banyak digunakan dalam catu daya untuk memberikan tegangan referensi.

Dalam kondisi bias maju, memungkinkan arus mengalir, dan dalam bias mundur dioda zener dapat memblokir arus.

Setelah tegangan ini melampaui titik tembus (dalam bias mundur), dioda berada di wilayah Zener, di mana ia berjalan tanpa mengalami kerusakan. Arus di wilayah ini disebut arus avalanche.

Baca juga:   Apa itu Mikroprosesor 8085: Arsitektur, Pin Diagram Dan Penggunaanya

Perbedaan Dioda Zener Dan Dioda Biasa

Setelah mengetahui definisi antara dioda dan dioda zener, berikut adalah perbedaan antara dioda zerner dan dioda biasa.

  1. Dioda adalah perangkat elektronik dua terminal yang menghantarkan listrik dalam satu arah. Dioda zener dapat memberikan tegangan referensi yang stabil. Dioda ini banyak digunakan dalam catu daya untuk memberikan tegangan referensi.
  2. Dioda biasa memiliki resistansi tinggi di satu ujung dan resistansi rendah di ujung lainnya. Sedangkan dioda zener dapat dioperasikan dalam bias mundur dan mengalami kerusakan pada tegangan tertentu.
  3. Dioda biasa mentransmisikan arus dalam satu arah, dan cara mereka mentransmisikan arus mungkin berbeda. Dioda zener dalam kondisi bias maju, memungkinkan arus mengalur, dan dalam bias mundur dapat memblokir arus.
  4. Dioda biasa akan mengalami kerusakan dalam kondisi bias mundur. Sedangkan dioda zener tidak mengalami kerusakan pada bias maju dan mundur.
  5. Dioda biasa mengalami konduksi dalam satu arah saja (uni-directional hanya dalam kondisi bias maju). Dioda zener adalah dua arah (mengkonduksi baik dalam kondisi bias maju dan bias mundur).
  6. Dioda biasa memiliki intensitas doping yang rendah. Dioda zener memiliki intensitas doping yang tinggi untuk mencapai tegangan breakdown.
  7. Dioda biasa memiliki tegangan tembus atau breakdown yang rendah. Dioda zener memiliki tegangan tembus yang tinggi
  8. Dioda biasa digunakan sebagai penyearah, Clippers, dan Clamper. Dioda Zener dapat digunakan sebagai Regulator Tegangan.

Kesimpulan

Dioda dan dioda Zener, keduanya merupakan perangkat semikonduktor dua terminal, tetapi poin penting yang membedakan keduanya adalah kemampuan untuk beroperasi dalam mode bias mundur.

Dioda zener dirancang sedemikian rupa sehingga dapat beroperasi dalam mode bias mundur tanpa mengalami kerusakan. Sebaliknya, sambungan PN normal tidak dapat digunakan untuk kondisi tersebut.

Demikian informasi terkait perbedaan dioda zener dan dioda biasa yang bisa tim Kelasplc.com jabarkan. Semoga bisa memberikan wawasan untuk Kamu semuanya.

Belajar PLC Sekarang!!!

Dapatkan Peluang Karir yang Cemerlang dan Gaji yang Tinggi tanpa Takut Tergantikan Oleh Robotik & AI (Artificial Intelligence).

Share This Post

Faris Hadi Utomo

Faris Hadi Utomo

Hai! Saya Faris. Di Kelasplc.com, Saya mengejar kecintaan saya pada mengajar & berkarya. Saya seorang Electrical & Automation Engineering, Dan jika Kamu benar-benar ingin tahu lebih banyak tentang saya, silakan kunjungi Halaman "About" saya.

Baca Selengkapnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

pre-treatment-sigma-pro
Belajar PLC

Pre-Treatment Sistem Pengolahan Air: Peran Filter Otomatis Sigma Pro Sebelum RO

Dalam sistem pengolahan air modern, baik untuk industri, pertanian, maupun air bersih, tahap pre-treatment memegang peranan yang sangat krusial. Pre-treatment yang baik akan menentukan performa unit lanjutan seperti media filter, cartridge filter, dan Reverse Osmosis (RO). Di Indonesia, di mana sebagian besar sumber air baku berasal dari sungai, waduk, dan sumur dengan kandungan lumpur serta

Sigma-Pro-Amiad
Belajar PLC

Filter Otomatis Sigma Pro Amiad: Solusi Filter Air Andal untuk Berbagai Aplikasi Pengolahan Air

Dalam berbagai sistem pengolahan air, kualitas air baku menjadi faktor krusial yang menentukan keandalan dan umur pakai seluruh peralatan di hilir sistem. Baik untuk kebutuhan industri, komersial, utilitas, pertanian modern, maupun sistem Reverse Osmosis (RO), air dengan kandungan lumpur, pasir, dan padatan tersuspensi tinggi dapat menyebabkan penurunan performa, peningkatan biaya operasional, hingga kerusakan peralatan. Di

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?

Scroll to Top