15 Merk PLC Terbaik

Merk-PLC-Terbaik

Merk PLC TerbaikPLC adalah perangkat solid-state elektronik yang dapat mengontrol suatu proses atau mesin dan memiliki kemampuan untuk diprogram atau diprogram ulang dengan cepat sesuai dengan permintaan aplikasi.

Itu diciptakan untuk menggantikan sirkuit sekuensial berbasis relay yang diperlukan untuk kontrol pada mesin. PLC bekerja dengan memantau inputnya, dan bergantung pada statusnya, mengaktifkan dan menonaktifkan outputnya.

PLC digunakan dalam banyak aplikasi:

  • Mesin pembuat suku cadang
  • Mesin pengemas
  • Penanganan material
  • Perakitan otomatis
  • Petrokimia / Kimia
  • Pertambangan
  • Dan secara umum, semua jenis aplikasi yang membutuhkan kontrol listrik dapat menggunakan PLC.

15 Merk PLC Terbaik

  1. ABB
  2. Allen-Bradley
  3. Siemens
  4. Honeywell
  5. Mitsubishi
  6. Yokogawa
  7. Toshiba
  8. General Electric
  9. Omron
  10. Schneider Automation
  11. Reliance
  12. Hitachi
  13. Modicon/Gould
  14. AutomationDirect/PLC Direct/Koyo
  15. Cutler Hammer

Merk PLC Terbaik Dan Jenisnya

Saat ini banyak brand dan jenis PLC yang banyak digunakan dalam industri mulai dari low-end hingga high-end. Berikut adalah beberapa merek dan jenis PLC yang banyak digunakan di industri:

  1. Allen Bradley
    • Software : RS Logix
    • Type Logix-5 Family : PLC-5
    • Type Logix-500 Family : SLC-500 & Micrologix
    • Logix-5000 Family : ControlLogix, CompactLogix & FlexLogix
  2. Siemens
    • Software : Simatic
    • Type Micro PLC : S7-200 & S7-1200
    • Type Modular PLC : S5-115U, S7-300 & S7-400
  3. Omron
    • Software : CX-Programmer
    • Type Micro PLC : CPM1A, CP1E & CP1L
    • Type Basic PLC : CJ1M & CQM1H
    • Type Modular : CJ1H/CJ1G & CS1H/CS1G
  4. Schneider
    • Software : PL7, ProWORX 32 & Zelio Soft
    • Type Micro PLC : Modicon M340
    • Type Machine Control PLC : Modicon Premium
    • Type Process Control PLC : Modicon Quantum
    • Type Programmable Controller : Twido
    • Type Smart Relay : Zelio Smart Relay
  5. Mitsubishi
    • Software : MELSOFT series
    • Type Compact PLC : MELSEC FX3UC, MELSEC FX3G, MELSEC FX1N & MELSEC FX1S
    • Type Modular PLC : Q-Series Q00UJCPU
    • Type Process Control : Q12PHCPU

Semoga dengan materi ini kita sudah dapat mengetahui merk PLC yang ada di pasaran dan kita juga dapat memilih PLC secara tepat dan sesuai kebutuhkan dan jenisnya.

Baca juga:   Perbedaan PLC Dan Arduino

Terimakasih telah berkunjung dan Belajar PLC di Kelas PLC. Semoga dapat membantu menambah wawasan sahabat semua.

Belajar PLC Sekarang!!!

Dapatkan Peluang Karir yang Cemerlang dan Gaji yang Tinggi tanpa Takut Tergantikan Oleh Robotik & AI (Artificial Intelligence).

Share This Post

Faris Hadi Utomo

Faris Hadi Utomo

Hai! Saya Faris. Di Kelasplc.com, Saya mengejar kecintaan saya pada mengajar & berkarya. Saya seorang Electrical & Automation Engineering, Dan jika Kamu benar-benar ingin tahu lebih banyak tentang saya, silakan kunjungi Halaman "About" saya.

Baca Selengkapnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

pre-treatment-sigma-pro
Belajar PLC

Pre-Treatment Sistem Pengolahan Air: Peran Filter Otomatis Sigma Pro Sebelum RO

Dalam sistem pengolahan air modern, baik untuk industri, pertanian, maupun air bersih, tahap pre-treatment memegang peranan yang sangat krusial. Pre-treatment yang baik akan menentukan performa unit lanjutan seperti media filter, cartridge filter, dan Reverse Osmosis (RO). Di Indonesia, di mana sebagian besar sumber air baku berasal dari sungai, waduk, dan sumur dengan kandungan lumpur serta

Sigma-Pro-Amiad
Belajar PLC

Filter Otomatis Sigma Pro Amiad: Solusi Filter Air Andal untuk Berbagai Aplikasi Pengolahan Air

Dalam berbagai sistem pengolahan air, kualitas air baku menjadi faktor krusial yang menentukan keandalan dan umur pakai seluruh peralatan di hilir sistem. Baik untuk kebutuhan industri, komersial, utilitas, pertanian modern, maupun sistem Reverse Osmosis (RO), air dengan kandungan lumpur, pasir, dan padatan tersuspensi tinggi dapat menyebabkan penurunan performa, peningkatan biaya operasional, hingga kerusakan peralatan. Di

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?

Scroll to Top