fbpx

Perbedaan Antara MCB, MCCB, ELCB, RCCB Dan Karakteristiknya

Perbedaan-Antara-MCB-MCCB-ELCB-RCCB-Dan-Karakteristiknya
MCB, MCCB, RCCB, dan ELCB adalah pemutus sirkuit tetapi semuanya dirancang untuk melayani tujuan tertentu.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Perbedaan MCB, MCCB, ELCB Dan RCCB – Electrical circuit breaker adalah salah satu jenis perangkat switching yang dapat diaktifkan secara otomatis serta secara manual untuk mengontrol dan melindungi sistem tenaga listrik masing-masing. MCB, MCCB, RCCB, dan ELCB adalah pemutus sirkuit tetapi semuanya dirancang untuk melayani tujuan tertentu. Sebelum mengetahui tentang perbedaan di antara semuanya, mari kita ketahui sedikit tentang mereka.

Perbedaan Antara MCB, MCCB, ELCB, RCCB

Perbedaan circuit breaker dan perbedaan MCB, MCCB, ELCB dan RCCB akan kita bahas di bawah ini.

Pengertian MCB (Miniature Circuit Breaker)

MCB adalah perangkat elektromekanis yang melindungi sirkuit listrik dari arus berlebih, yang dapat terjadi akibat hubungan pendek, kelebihan beban, atau desain yang tidak sempurna. Ini adalah opsi yang lebih baik untuk sebuah Fuse karena Fuse tidak memerlukan alternatif begitu kelebihan beban diidentifikasi. MCB dapat dengan mudah ditata ulang dan dengan demikian memberikan perlindungan operasional yang lebih baik dan kecekatan yang lebih besar tanpa menimbulkan biaya operasi yang besar.

Prinsip kerja MCB (Miniature Circuit Breaker)

Fungsi MCB dengan menginterrup stabilitas aliran listrik melalui rangkaian begitu kesalahan terdeteksi. Dalam kondisi sederhana pemutus sirkuit ini adalah sakelar yang secara rutin mati ketika arus melewatinya dan melewati batas maksimum yang dapat diterima. Secara umum, MCB dirancang untuk mencegah arus berlebih dan panas berlebih.

MCB mengganti unit sekering sakelar yang dapat dikembalikan atau di rewirable untuk aplikasi domestik dan industri berdaya rendah dengan sangat cepat. Dalam sistem pengkabelan, MCB merupakan perpaduan dari ketiga fungsi seperti perlindungan hubungan pendek, kelebihan beban, dan switching.

MCB dapat diperoleh dalam versi pole (kutub) yang berbeda seperti single kutub, ganda, tiga & empat kutub dengan kutub netral jika perlu. Rating arus normal berkisar 0,5-63 A dengan kapasitas putus hubung singkat simetris 3-10 KA, pada level tegangan 230 atau 440V.

Karakteristik MCB (Miniature Circuit Breaker)

Karakteristik MCB terutama meliputi:

  • Nilai arus tidak lebih dari 100 ampere.
  • Biasanya, karakteristik trip tidak dapat disesuaikan.
  • Bekerja dengan operasi thermal/ thermal magnetic.

Pengertian MCCB (Molded Case Circuit Breaker)

MCCB digunakan untuk mengontrol energi listrik dalam distribusi besar dan memiliki perlindungan dari hubung singkat dan kelebihan beban. Pemutus sirkuit ini adalah perangkat elektromekanis yang menjaga sirkuit dari hubung singkat dan dari arus berlebih. MCCB memberikan perlindungan arus pendek dan arus berebih dengan rentang sirkuit dari 63 Amps – 3000 Amps.

pengertian-mccb-dan-karakteristiknya

Fungsi utama MCCB adalah memberikan cara untuk secara manual membuka sirkuit, secara otomatis membuka sirkuit dalam kondisi hubungan pendek atau kelebihan beban.

MCCB adalah opsi untuk sekring karena tidak perlu alternatif begitu kelebihan beban terlihat. Tidak seperti sekering, pemutus sirkuit ini dapat dengan mudah direset setelah terjadi kesalahan dan memberikan proteksi dan kemudahan operator yang lebih baik tanpa memperoleh biaya pengoperasian. Secara umum, sirkuit ini memiliki arus termal untuk arus lebih dan elemen magnetik untuk merelease hubungan singkat arus listrik dengan bekerja lebih cepat.

Karakteristik MCCB (Molded Case Circuit Breaker)

Karakteristik MCCB terutama meliputi:

  • Range dari rated current hingga 1000 ampere.
  • Trip dapat di sesuaikan.
  • Bekerja dengan operasi thermal/ thermal magnetic.

Pengertian ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker)

ELCB digunakan untuk melindungi sirkuit dari kebocoran listrik. Ketika seseorang tersengat listrik, maka pemutus sirkuit ini memutus daya dengan kisaran waktu 0,1 detik untuk melindungi keselamatan pribadi dan menghindari peralatan dari sirkuit terhadap korsleting dan kelebihan beban.

pengertian-elcb-dan-prinsip-kerjanya

ELCB adalah perangkat keamanan yang digunakan dalam sistem kelistrikan dengan impedansi Earth yang tinggi untuk menghindari shock (avoid shock). Ini memperhatikan tegangan kecil yang menyimpang pada bidang logam dari peralatan listrik, dan menginterrupt sirkuit jika tegangan yang tidak aman terdeteksi.

Prinsip utama Earth Leakage Circuit Breaker adalah menghentikan cedera pada manusia dan alam akibat sengatan listrik.

Pemutus sirkuit ini adalah jenis relai pengunci (latching relay) khusus yang memiliki struktur power masuk ( incoming power) yang terhubung melalui kontak-kontak pensakelarannya sehingga pemutus sirkuit ini memutus pasokan daya dalam kondisi yang tidak aman.

ELCB memperhatikan arus gangguan pada kabel arde di dalam instalasi yang diproteksi. Jika tegangan yang cukup muncul di seluruh sensor kumparan di pemutus sirkuit, itu akan mematikan pasokan, dan tetap mati sampai di reset dengan tangan. Earth Leakage Circuit Breaker tidak mendeteksi arus gangguan dari yang exits pada badan ground lainnya.

Karakteristik ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker)

Karakteristik ELCB terutama meliputi:

  • Pemutus sirkuit ini menghubungkan fasa, kabel arde dan netral.
  • Cara kerja pemutus sirkuit ini tergantung pada kebocoran arus.

Pengertian RCCB (Residual Current Circuit Breaker)

RCCB adalah peralatan penginderaan arus essential yang digunakan untuk menjaga sirkuit tegangan rendah dari gangguan. Ini terdiri dari perangkat saklar yang digunakan untuk mematikan sirkuit ketika terjadi fault di sirkuit.

pengertian-rccb-dan-prinsip-kerjanya

RCCB bertujuan melindungi seseorang dari kejutan listrik. Kebakaran dan sengatan listrik disebabkan oleh kabel yang salah atau kesalahan pembumian. Jenis pemutus sirkuit ini digunakan dalam situasi di mana ada kejutan tiba-tiba atau kesalahan terjadi di sirkuit.

Misalnya, seseorang tiba-tiba bersentuhan dengan kabel langsung yang terbuka atau terkelupas di sirkuit listrik. Dalam situasi itu, tanpa adanya RCCB, kesalahan pembumian dapat terjadi dan seseorang berada dalam situasi berbahaya saat menerima kejutan listrik. Tetapi, jika sirkuit yang sama dipertahankan dengan menggunakan RCCB, itu akan melidungi sirkuit dalam sedetik karena itu, Residual Current Circuit Breaker dapat menghindari seseorang dari sengatan listrik. Oleh karena itu, pemutus sirkuit ini baik untuk dipasang di sirkuit listrik.

Karakteristik RCCB (Residual Current Circuit Breaker)

Karakteristik RCCB terutama meliputi:

  • Kedua fase kabel dan netral terhubung melalui RCCB.
  • Setiap kali ada kesalahan pembumian terjadi, maka RCCB dapat memutus sirkuit.
  • Jumlah pasokan arus melalui saluran harus kembali melalui netral.
  • RCCB adalah jenis shock protection yang sangat efektif.

Jadi, ini semua tentang apa itu circuit breaker, perbedaan antara MCB, MCCB, ELCB, RCCB & karakteristiknya. Lebih jauh, setiap pertanyaan mengenai konsep ini atau untuk mengimplementasikan proyek listrik, harap berikan saran, ide, dan umpan balik Sahabat dengan mengomentari bagian komentar di bawah ini.

Terimaksih sudah mengunjungi Kelas PLC.

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

Pengertian-Integrated-Circuit-(IC)-dan-Aplikasinya
Electrical Engineering

Pengertian Integrated Circuit (IC) dan Aplikasinya

Pengertian Integrated Circuit (IC) dan aplikasinya penting untuk kita ketahui mengingat peranannya di dalam kehidupan. Integrated Circuit atau sering disingkat dengan IC merupakan komponen elektronika aktif.

Perbedaan-Mikroprosesor-Dan-Mikrokontroler
Electrical Engineering

Perbedaan Mikroprosesor Dan Mikrokontroler

Apa perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler ? Sebenarnnya itu sebuah pertanyaan elektronik sederhana dan mendasar, namun masih banyak sahabat Kelas PLC yang bingung akan kedua komponen elektronika tersebut.

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?