Inilah Tips Dan Cara Memasang Saklar Dan Stop Kontak Berbagai Model

Cara-Memasang-Sakal-Dan-Stop-Kontak

Pada kesempatan kali ini Kelasplc.com akan memberikan sebuah tutorial mengenai cara memasang saklar dan stop kontak 2 kabel, 3 kabel, Panasonic, hingga Broco yang bisa digunakan di rumah, kantor maupun industri

Sakelar dan stopkontak adalah benda yang memudahkan kita dalam menyambung dan memutus aliran listrik di rumah kita.

Tips Memasang Saklar dan Stopkontak

Alat-Instalasi-Listrik

Sebelum mengetahui cara pemasangan saklar dan stop kontak. Ada dua tips yang harus Kamu ketahui, berikut tips dan penjelasannya.

  1. Mematikan Sumber Listrik

Mematikan sumber listrik ketika bekerja dengan arus listrik PLN 220 VAC adalah tips pertama dan terpenting yang harus Kamu lakukan.

Untuk mematikan sumber listrik ini hanya dengan menurunkan MCB utama yang terpasang di meteran listrik. Hal ini penting dilakukan agar tehindar dari sengatan listrik dan korsleting yang tidak disengaja.

  1. Gunakan Peralatan Berkualitas

Tips kedua tentang cara memasang saklar dan stop kontak adalah menggunakan alat yang tepat dan perlengkapan keselamatan yang tepat.

Peralatan kerja yang baik membuat pekerjaan kita lebih mudah. Gunakan juga peralatan keselamatan yang baik seperti:

  • Gunakan sepatu beralaskan karet.
  • Gunakan sarung tangan karet

Kedua perlatan keselamatan tersebut memberikan perlindungan tambahan terhadap kemungkinan terjadinya sengatan listrik.

Untuk dapat bekerja dengan mudah pada sistem kelistriktrikan dirumah. Ada beberapa tools yang sangat berguna untuk digunakan, Seperti:

  • Alat ukur listrik
  • Solder dan timah
  • Tang
  • Skun dan tang skun
  • Obeng plus dan minus
  • Tespen
  • Karter

Cara Memasang Saklar Dan Stop Kontak

Jenis-Terminal-Saklar-dan-Stop-Kontak

Umumnya terdapat dua jenis terminal yang ada pada saklar dan stop kontak yaitu terminal jepit dan baut. Terminal ini berfungsi untuk menyambungkan kabel ke saklar dan stop kontak.

  1. Terminal model jepit

Model terminal jepit memberikan lebih banyak kepraktisan karena tidak diperlukan alat lain untuk menyambungkan kabel ke sakelar.

Cukup Kamu masukkan kabel dan kabel akan secara otomatis menjepit dan terpasang dengan benar. Kelemahan model terminal ini adalah jika menggunakan kabel yang terlalu kecil atau terlalu besar.

Jenis kabel serabut tidak cocok digunakan untuk model terminal jenis ini, Karena terminal tidak dapat menjepit kabel dengan baik. Maka sebaiknya menggunakan kabel jenis tunggal.

Jika memang  terpaksa untung menggunakan kabel serabut. Kamu dapat menggunakan skun jenis ferulle untuk memasang kabel ke terminal saklar dan stop kontak.

Gunakan tang skun untuk menjepit skun ke kabel. Setelah kabel terpasang ke terminal, Kamu dapat mengetesnya dengan menarik kabel setelah terpasang. Kabel yang terpasang atau terjepit dengan baik tidak akan lepas ketika ditarik.

  1. Terminal model dibaut

Untuk jenis sakelar dan stop kontak yang terminalnya menggunakan baut. Kamu cukup mengikat atau melilitkan kabel pada kepala baut dan kencangkan dengan obeng.

Baca juga:   Inilah Cara Mendapatkan Siaran TV Digital Dengan Antena Parabola

Dengan cara ini kabel dihubungkan dan dijepit oleh kepala baut. Salah satu cara untuk memudahkan pemasangan kabel pada kepala baut adalah dengan menggunakan skun lingkaran.

Jika Kamu tidak memiliki skun kabel, Hal yang perlu Kamu lakukan adalah membuat simpul di kepala baut (untuk jenis kabel serabut). Trik ini juga akan membuat koneksi lebih aman dan mencegahnya kabel terlepas dari terminal.

Cara Memasang Saklar Dan Stop Kontak 2 Kabel dan 3 Kabel

Cara-Memasang-Saklar-dan-Stopkontak-2-kabel-dan-3-kabel

Berdasarkan prinsip kerja saklar yakni untuk memutus dan menyambungkan rangkaian listrik. Umumnya saklar hanya menggunakan 2 terminal saja untuk satu jalur instalasi.

Berbeda dengan stop kontak, Fungsi stop kontak sendiri yakni sebagai perantara sumber listrik ke perangkat elektronik seperti charger HP, kipas angin, blender, kulkas, dll.

Umumnya sumber listrik yang ada pada stop kontak ialah sumber listrik AC. Sehingga Kamu harus menggunakan 2 kabel dengan jalur yang berbeda yang digunakan untuk jalur fasa dan Netral.

Jika memasang stop kontak menggunakan 3 kabel, berarti Kamu memasang jalur jalur grounding atau arde pada stop kontak. Jadi tiga kabel ini terdiri dari fasa, netral dan grounding.

Posisi untuk jalur fasa dan netral biasa terletak di ujung kiri dan kanan stop kontak. Untuk jalur ground sendiri biasanya terletak di tengah.

Pemasangan kabel ground ini penting dilakukan, karena dapat mengurangi resiko tersengat listrik pada body alat elektronik yang disebabkan oleh listrik induksi atau listrik statis.

Jadi, fungsi kabel ground ini adalah untuk melepaskan listrik statis yang dihasilkan oleh peralatan listrik. Untuk pemasangan saklar dan stop kontak di industri diwajibkan untuk memasang kabel ground.

Cara Pasang 2 Saklar 1 Stop Kontak

Rangkaian-2-Saklar-1-Stop-Kontak

Terkadang Kamu ingin memasang saklar untuk 2 lampu yang letaknya sangat dekat satu sama lain. Tetapi Kamu ingin dapat mematikan dan menghidupkan secara terpisah.

Kamu juga ingin memasang stop kontak untuk keperluan pemasangan alat-alat elektronik. Kamu bisa menggunakan satu stop kontak dan dua saklar seperti gambar diatas.

Tidak ada yang membedakan antara pemasangan saklar ganda dan saklar tunggal berikut stop kontaknya. Kamu dapat menghubungkan saklar dan lampu secara seri.

Maksudnya, Untuk saklar ganda ini berarti satu saklar untuk satu lampu. Pasang steker secara paralel dengan sumber listrik PLN.

Agar Kamu memahami maksud tersebut. Dibawah ini adalah diagram rangkaian listrik untuk saklar, lampu, dan stop kontak.

Kamu akan mengalami kesulitan saat memasang saklar dan stopkontak model inbow, Karena pengait yang ada akan selalu bergerak pada saat dilonggarkan. Sehingga arah pengait tidak sesuai saat dimasukkan ke dalam dus box.

Tips yang bisa Kamu coba adalah menggunakan karet gelang untuk menahan pengait pada posisi yang benar. Dengan cara sederhana ini dapat dengan mudah menguncinya di dus box.

Demikianlah tips dan tutorial mengenai cara memasang saklar dan stop kontak 2 kabel, 3 kabel, Panasonic, hingga Broco yang bisa digunakan di rumah, kantor maupun industri yang dapat tim kelasplc.com jelaskan.

Belajar PLC Sekarang!!!

Dapatkan Peluang Karir yang Cemerlang dan Gaji yang Tinggi tanpa Takut Tergantikan Oleh Robotik & AI (Artificial Intelligence).

Share This Post

Faris Hadi Utomo

Faris Hadi Utomo

Hai! Saya Faris. Di Kelasplc.com, Saya mengejar kecintaan saya pada mengajar & berkarya. Saya seorang Electrical & Automation Engineering, Dan jika Kamu benar-benar ingin tahu lebih banyak tentang saya, silakan kunjungi Halaman "About" saya.

Baca Selengkapnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

pre-treatment-sigma-pro
Belajar PLC

Pre-Treatment Sistem Pengolahan Air: Peran Filter Otomatis Sigma Pro Sebelum RO

Dalam sistem pengolahan air modern, baik untuk industri, pertanian, maupun air bersih, tahap pre-treatment memegang peranan yang sangat krusial. Pre-treatment yang baik akan menentukan performa unit lanjutan seperti media filter, cartridge filter, dan Reverse Osmosis (RO). Di Indonesia, di mana sebagian besar sumber air baku berasal dari sungai, waduk, dan sumur dengan kandungan lumpur serta

Sigma-Pro-Amiad
Belajar PLC

Filter Otomatis Sigma Pro Amiad: Solusi Filter Air Andal untuk Berbagai Aplikasi Pengolahan Air

Dalam berbagai sistem pengolahan air, kualitas air baku menjadi faktor krusial yang menentukan keandalan dan umur pakai seluruh peralatan di hilir sistem. Baik untuk kebutuhan industri, komersial, utilitas, pertanian modern, maupun sistem Reverse Osmosis (RO), air dengan kandungan lumpur, pasir, dan padatan tersuspensi tinggi dapat menyebabkan penurunan performa, peningkatan biaya operasional, hingga kerusakan peralatan. Di

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?

Scroll to Top