Fungsi PLC (Programmable Logic Controller)

Fungsi-plc

Fungsi PLC – Programmable Logic Controller) berfungsi atau digunakan untuk mengotomatisasi tugas-tugas yang secara tradisional dikontrol oleh sistem kontrol logika relay. PLC digunakan untuk mengotomatiskan tugas-tugas seperti mendorong, mengangkat, menyortir, memotong, membalik, menimbang, mengangkut, mencuci, mengeringkan, menumpuk, mengelas, dll. Tugas-tugas yang dapat digunakan oleh PLC untuk mengotomatisasi hampir tidak ada habisnya.

Perbedaan antara PLC dan relay adalah bahwa PLC adalah perangkat berbasis mikroprosesor sedangkan relay adalah perangkat switching elektromekanis. Untuk memberikan kontrol cerdas terhadap proses dan permesinan, PLC perlu diprogram sedangkan relay harus disambungkan dengan kombinasi dengan relay lainnya.

Karena arsitektur PLC didasarkan pada mikroprosesor komputer, ia tidak dibatasi untuk hanya melakukan operasi tipe logika relay berkabel. PLC juga dapat melakukan operasi lain seperti perbandingan, matematika, waktu, penghitungan, pengurutan, pemrosesan sinyal analog, manipulasi data dan banyak lagi.

Penggunaan PLC pada industri sangat banyak. Mereka digunakan untuk mengotomatiskan aplikasi seperti assembly line, sistem kipas dan pompa, batching plant, robotika, konveyor, mesin stockpiling dan reclaiming, sistem pengemasan, pabrik penggilingan, sistem manajemen bangunan dll. Penggunaan PLC hampir tidak terbatas .

Programmable Logic Controller telah menembus ke hampir setiap industri. Beberapa industri yang menggunakan PLC antara lain industri manufaktur, pertambangan, minyak dan gas, makanan dan minuman, logistik dan penanganan bagasi, pengolahan kayu, irigasi, pengolahan air limbah, fabrikasi dan pengelasan logam, tekstil dan pemrosesan kimia.

Mungkin sekian materi mengenai fungsi plc, Dengan materi ini kita sudah mengetahui bahwa PLC banyak sekali memiliki fungsi dan banyak di gunakan pada berbagai macam industri. Tidak ada ada salahnya untuk kita belajar dan memahami PLC lebih dalam lagi.

Baca juga:   Perbedaan PLC dan RTU

Semoga materi ini dapat bermanfaat untuk sahabat semua.

Oh iya jika sahabat tidak sabar ingin belajar dasar – dasar PLC, sahabat bisa mengikuti kursus secara PLC secara online dengan mengklik tombol di bawah ini yah.

Belajar PLC Sekarang!!!

Dapatkan Peluang Karir yang Cemerlang dan Gaji yang Tinggi tanpa Takut Tergantikan Oleh Robotik & AI (Artificial Intelligence).

Share This Post

Faris Hadi Utomo

Faris Hadi Utomo

Hai! Saya Faris. Di Kelasplc.com, Saya mengejar kecintaan saya pada mengajar & berkarya. Saya seorang Electrical & Automation Engineering, Dan jika Kamu benar-benar ingin tahu lebih banyak tentang saya, silakan kunjungi Halaman "About" saya.

Baca Selengkapnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

pre-treatment-sigma-pro
Belajar PLC

Pre-Treatment Sistem Pengolahan Air: Peran Filter Otomatis Sigma Pro Sebelum RO

Dalam sistem pengolahan air modern, baik untuk industri, pertanian, maupun air bersih, tahap pre-treatment memegang peranan yang sangat krusial. Pre-treatment yang baik akan menentukan performa unit lanjutan seperti media filter, cartridge filter, dan Reverse Osmosis (RO). Di Indonesia, di mana sebagian besar sumber air baku berasal dari sungai, waduk, dan sumur dengan kandungan lumpur serta

Sigma-Pro-Amiad
Belajar PLC

Filter Otomatis Sigma Pro Amiad: Solusi Filter Air Andal untuk Berbagai Aplikasi Pengolahan Air

Dalam berbagai sistem pengolahan air, kualitas air baku menjadi faktor krusial yang menentukan keandalan dan umur pakai seluruh peralatan di hilir sistem. Baik untuk kebutuhan industri, komersial, utilitas, pertanian modern, maupun sistem Reverse Osmosis (RO), air dengan kandungan lumpur, pasir, dan padatan tersuspensi tinggi dapat menyebabkan penurunan performa, peningkatan biaya operasional, hingga kerusakan peralatan. Di

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?

Scroll to Top