Dasar – Dasar Rangkaian Power Supply Dan Penjelasannya

Dasar-Dasar-Rangkaian-Power-Supply-Dan-Penjelasannya

Penting untuk Kita untuk mengetahui tentang dasar – dasar rangkaian power supply DC dan penjelasannya yang akan membantu Kita dalam membuat dan menggunakan power supply.

Semua perangkat elektronik termasuk PLC memerlukan sumber DC yang memiliki tegangan yang stabil yang dapat di supply oleh baterai atau power supply DC.

Power supply DC mengubah tegangan AC standar yang tersedia di stopkontak menjadi tegangan DC yang stabil.

Power supply adalah salah satu rangkaian paling umum yang akan Kamu temukan, jadi penting untuk memahami prinsip kerja rangkaian power supply.

Tegangan yang dihasilkan digunakan untuk memberi daya pada semua jenis rangkaian elektronik termasuk elektronik konsumen, komputer, PLC, dan sebagian besar sistem dan peralatan instrumentasi laboratorium.

Level tegangan DC yang dibutuhkan tergantung pada aplikasinya, tetapi sebagian besar aplikasi membutuhkan tegangan yang relatif rendah.

Prinsip Kerja Power Supply DC

Prinsip-Kerja-Rangkaian-Power-Supply-DC

Diagram blok dasar dari power supply lengkap ditunjukkan pada Gambar Di Atas.

Umumnya tegangan input AC diturunkan ke tegangan AC yang lebih rendah dengan trafo (walaupun dapat ditingkatkan ketika tegangan yang lebih tinggi diperlukan atau mungkin tidak ada trafo sama sekali dalam kasus yang jarang terjadi).

Trafo mengubah tegangan AC berdasarkan rasio belitan antara primer dan sekunder. Jika lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer, tegangan output pada lilitan sekunder akan lebih tinggi dan arus akan lebih kecil.

Pelajari lebih detail materi mengenai jenis jenis transformator.

Jika lilitan sekunder lebih sedikit daripada lilitan primer, tegangan output pada lilitan sekunder akan lebih rendah dan arus akan lebih tinggi.

Penyearah (rectifier) dapat berupa penyearah setengah gelombang atau penyearah gelombang penuh. Penyearah mengubah tegangan input AC menjadi tegangan DC.

Baca juga:   Lengkap, Daftar Frekuensi Siaran TV Digital Pekanbaru Terbaru Hari Ini

Filter menghilangkan fluktuasi tegangan yang sudah diperbaiki dan menghasilkan tegangan DC yang relatif halus.

Regulator adalah rangkaian yang mempertahankan tegangan DC yang stabil untuk variasi tegangan  input atau beban. Regulator bervariasi dari perangkat semikonduktor hingga IC yang lebih kompleks.

Load atau beban adalah suatu rangkaian atau alat yang dihubungkan dengan output power supply dan beroperasi dari tegangan dan arus power supply.

Demikianlah dasar – dasar rangkaian power supply DC dan penjelasannya. Semoga bermanfaat.

Belajar PLC Sekarang!!!

Dapatkan Peluang Karir yang Cemerlang dan Gaji yang Tinggi tanpa Takut Tergantikan Oleh Robotik & AI (Artificial Intelligence).

Share This Post

Faris Hadi Utomo

Faris Hadi Utomo

Hai! Saya Faris. Di Kelasplc.com, Saya mengejar kecintaan saya pada mengajar & berkarya. Saya seorang Electrical & Automation Engineering, Dan jika Kamu benar-benar ingin tahu lebih banyak tentang saya, silakan kunjungi Halaman "About" saya.

Baca Selengkapnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

pre-treatment-sigma-pro
Belajar PLC

Pre-Treatment Sistem Pengolahan Air: Peran Filter Otomatis Sigma Pro Sebelum RO

Dalam sistem pengolahan air modern, baik untuk industri, pertanian, maupun air bersih, tahap pre-treatment memegang peranan yang sangat krusial. Pre-treatment yang baik akan menentukan performa unit lanjutan seperti media filter, cartridge filter, dan Reverse Osmosis (RO). Di Indonesia, di mana sebagian besar sumber air baku berasal dari sungai, waduk, dan sumur dengan kandungan lumpur serta

Sigma-Pro-Amiad
Belajar PLC

Filter Otomatis Sigma Pro Amiad: Solusi Filter Air Andal untuk Berbagai Aplikasi Pengolahan Air

Dalam berbagai sistem pengolahan air, kualitas air baku menjadi faktor krusial yang menentukan keandalan dan umur pakai seluruh peralatan di hilir sistem. Baik untuk kebutuhan industri, komersial, utilitas, pertanian modern, maupun sistem Reverse Osmosis (RO), air dengan kandungan lumpur, pasir, dan padatan tersuspensi tinggi dapat menyebabkan penurunan performa, peningkatan biaya operasional, hingga kerusakan peralatan. Di

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?

Scroll to Top