fbpx
Pengertian-transduser-dan-contohnya
Transduser adalah perangkat yang mampu mengubah kuantitas fisik menjadi kuantitas listrik proporsional seperti tegangan atau arus listrik.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Pengertian transduser dan jenisnya – Kita sudah memasuki pada materi yang akan berhubungan dengan sistem otomasi dan plc. Karena pada materi sebelumnya kita sudah sedikit belajar mengenai dasar dasar elektronika, yang dimana materi tersebut sangatlah penting untuk kita pahami agar memudahkan kita belajar otomasi dan plc dengan mudah.

animasi pengertian transduser dan jenisnya

Apa Itu Transduser ?

Transduser adalah perangkat yang mampu mengubah kuantitas fisik menjadi kuantitas listrik proporsional seperti tegangan atau arus listrik. Oleh karena itu transducer mengubah kuantitas apa pun untuk diukur menjadi sinyal listrik yang dapat digunakan. Kuantitas fisik yang diukur ini dapat berupa tekanan, level, suhu, displacement, dll. Output yang diperoleh dari transduser adalah dalam bentuk listrik dan setara dengan jumlah yang diukur. Misalnya, temperature tranducer akan mengubah suhu menjadi potensial listrik yang setara. Sinyal keluaran ini dapat digunakan untuk mengontrol kuantitas fisik atau menampilkannya.

Instrumentasi adalah jantung dari aplikasi industri. Instrumentasi adalah seni dan ilmu untuk mengukur dan mengendalikan berbagai variabel seperti flow, level, temperature, angle, displacement, dll. Sistem instrumentasi dasar terdiri dari berbagai perangkat. Salah satu dari berbagai perangkat ini adalah transducer. Transduser memainkan peran yang sangat penting dalam sistem instrumentasi apa pun. Sebagai catatan bahwa perangkat apa pun yang dapat mengubah satu bentuk energi menjadi bentuk lain disebut sebagai transducer. Sebagai contoh, bahkan speaker dapat disebut sebagai transduser karena mengubah sinyal listrik menjadi gelombang tekanan (suara). Tetapi transducer listrik akan mengubah kuantitas fisik menjadi listrik.

Jenis Transduser

Ada berbagai jenis transduser, mereka dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria yaitu:

Jenis Transducer berdasarkan Jumlah yang Akan Diukur

  • Temperature tranduser (e.g termokopel)
  • Pressure transduser (e.g diafragma)
  • Displacement tranduser (e.g. LVDT)
  • Osilator transduser
  • Flow transduser
  • Induktif transduser

Jenis Transducer berdasarkan Prinsip Operasi

  • Photovoltaic (e.g solar cell)
  • Piezoelectric transduser
  • Chemical
  • Mutual induction
  • Elektromagnetik
  • Half effect
  • Photoconductor

Jenis transducer berdasarkan apakah Sumber Daya Eksternal diperlukan atau tidak

Transducer Aktif

Transduser aktif adalah yang tidak memerlukan sumber daya apa pun untuk operasinya. Mereka bekerja berdasarkan prinsip konversi energi. Mereka menghasilkan sinyal listrik sebanding dengan input (kuantitas fisik). Misalnya, termokopel adalah termasuk transducer aktif.

Transducer Pasif

Transduser yang membutuhkan sumber daya eksternal untuk operasinya disebut transduser pasif. Mereka menghasilkan sinyal keluaran (output signal) dalam bentuk beberapa variasi dalam hambatan, kapasitansi atau parameter listrik lainnya, yang dimana harus dikonversi ke sinyal arus atau tegangan yang setara. Misalnya, photocell (LDR) adalah transducer pasif yang akan memvariasikan resistensi sel ketika cahaya jatuh di atasnya. Perubahan resistansi ini dikonversi ke sinyal proporsional dengan bantuan bridge circuit. Karenanya photocell dapat digunakan untuk mengukur intensitas cahaya.

Di atas ditampilkan adalah gambar dari bonded strain gauge yang merupakan transduser pasif yang digunakan untuk mengukur tekanan atau tegangan. Ketika tegangan pada strain gauge meningkatkan atau mengurangi strain gauge membengkokkan atau mengkompres yang menyebabkan resistensi kawat terikat pada itu untuk menambah atau mengurangi.

Perubahan resistansi yang setara dengan perubahan tekanan atau tegangan diukur dengan bantuan bridge circuit. Karenanya tekanan atau tegangan dapat diukur.

Semoga pada titik ini kita sudah sedikit memahami mengenai apa itu transduser dan jenis jenisnya. Materi ini sebagai fundamental agar kita dapat belajar otomasi,instrumentasi dan plc menjadi lebih mudah.

Terimakasih telah berkunjung dan belajar di kelas PLC. Semoga dapat membantu menambah wawasan sahabat semua.

Artikel lain yang dapat sahabat pelajari :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

Teori-Timer-Pada-PLC
Belajar PL Dasar

Teori Timer Pada PLC

Semua orang tahu mengapa waktu sangat penting dalam hidup kita. Baik itu manusia atau mesin, tidak ada yang bisa dilakukan tanpa waktu.

Cara-Kerja-Sensor-Ultrasonik
Belajar PLC

Cara Kerja Sensor Ultrasonik

Apa kesamaan antara lini produksi, bumper mobil modern, dan pencucian mobil otomatis? Jawaban: hampir pasti semuanya dilengkapi dengan sensor ultrasonik.

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?