fbpx

Belajar PLC Dasar Untuk Pemula

Belajar PLC Dasar Untuk Pemula
Belajar PLC dasar sangatlah penting sekali untuk dipelajari, sebagai gerbang masuk untuk mempelajari PLC lebih dalam lagi.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Belajar PLC Dasar Untuk Pemula – Apakah sahabat di sini untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemrograman PLC ?

Apa itu PLC? dan mengapa itu sangat penting?

Programmable Logic Controller adalah singkatan dari PLC. PLC pada dasarnya dikenal sebagai ‘Primary Controller’ atau ‘Programmable Controller’.

Dalam mode peningkatan dan pengembangan teknologi baru, tren PLC berkembang. Ini telah menjadi bagian integral dari sistem kontrol di lingkungan industri.

Apa sebenarnya Programmable Logic Controller [PLC] itu?

Dalam materi ini, Kelas PLC akan menjelaskan PLC secara detail dan membantu Sahabat untuk belajar PLC dasar. Pelajari materi ini untuk mempelajari dasar-dasar PLC. Kita akan mempelajari cara kerja PLC dan berbagai jenisnya.

Pada akhir materi ini Sahabat akan menemukan banyak aplikasi sehari-hari yang dapat Sahabat otomatisasi dengan PLC.

Ini akan sangat menarik sekali untuk kita pelajari bersama.

Mari kita mulai Belajar PLC.

Apa itu Programmable Logic Controller (PLC)?

Berikut adalah definisi sederhana dan formal tentang PLC.

PLC adalah perangkat kontrol solid-state atau pengontrol industri terkomputerisasi yang melakukan logika diskrit atau sekuensial di Pabrik atau di automation environment

Jika Sahabat memahami definisi ini sepenuhnya atau tidak, jangan khawatir. Dalam materi ini, Kelas PLC akan membantu menjelaskan masing-masing istilah yang disebutkan pada definisi tersebut.

Pada dasarnya PLC merupakan gabungan antara software dan hardware. Bertindak sebagai otak pada mesin atau sistem untuk mengontrol sistem otomasi.

Definisi Teknis PLC

Programmable logic controller didefinisikan oleh ‘National Electrical Manufacturers Association [NEMA]’ sebagai,

Perangkat elektronik digital yang menggunakan memori yang dapat diprogram untuk menyimpan instruksi dan mengimplementasikan fungsi tertentu seperti logika pemrograman, sequence, timer, counter dan operasi aritmatika untuk mengontrol mesin elektronik dan proses teknis.

Seperti inilah tampilan dan bentuk PLC

Belajar plc dasar
Gambar 1.1: Tampilan dan bentuk PLC

Perangkat pengontrol PLC dapat dijalankan atau dioperasikan secara otomatis dan manual. Untuk pengoperasiannya, ia mengkonsumsi power tambahan, waktu, utilitas, dan operasi yang akurat dalam sistem.

Manfaat terbesar dari PLC

PLC dapat melakukan operasi yang tepat dalam waktu yang sangat singkat. Dan itu terdiri dari banyak komponen bagi perangkat pengendali (controlling device).

Agar Kita memahami berbagai operasi yang dilakukan oleh PLC, Kita mulai dengan mempelajari setiap komponen PLC yang berguna dengan bantuan diagram blok (block diagram) secara detail.

Diagram Blok Dasar Sistem PLC

Diagram blok PLC terdiri dari berbagai komponen. Setiap komponen memiliki fungsi dan operasi tertentu yang terkait di dalam PLC.

Daftar komponen dasar  PLC adalah sebagai berikut:

  1. Modul Input dan Output
  2. Power Supply
  3. Control Processing Unit (CPU)
  4. Memory System (Sistem Memori)
  5. Communication Protocol (Protokol Komunikasi)
  6. Programming PLC (Pemrograman PLC)

Sahabat dapat melihat semua komponen PLC di atas pada gambar di bawah ini.

Diagram-Blok-Dasar-Sistem-PLC
Gambar 1.2: Diagram Blok Dasar Sistem PLC

Mari kita bahas mengenai sistem satu-per-satu (dasar-dasar PLC dijelaskan secara singkat).

Modul Input dan Output (I / O)

Modul input / output di PLC terdiri dari dua jenis. Ini bisa berupa digital atau analog.

Sama seperti perangkat atau mesin lain, kita harus memberikan input ke PLC. Ini dapat menghasilkan output.

Misalnya, saat pengguna menekan sebuah tombol, motor akan menyala. Di sini tombol sakelar adalah input. Motor adalah perangkat output.

Modul input digunakan untuk menyediakan antarmuka (interface) untuk perangkat input seperti berbagai jenis sakelar (push button, selector switch, limited switch), sensor, dll.

Modul output digunakan untuk menyediakan antarmuka (interface) untuk perangkat output seperti motor, fan, relai, light, lampu, heater, solenoid valve, bel, dll.

Kita akan sama sama mempelajari Modul input dan output PLC secara detail di materi berikutnnya.

Power Supply

Tidak ada ilmu untuk membuat alat listrik bekerja tanpa menyediakan power supply (catu daya).

Setiap perangkat beroperasi di sekitar Kita membutuhkan daya apakah itu listrik atau mekanis atau catu daya lainnya.

Untuk PLC, kita membutuhkan catu daya listrik.

Catu daya memberikan daya ke semua komponen lain untuk beroperasi. Ini memberikan daya ke modul input / output, sistem memori, dan prosesor.

Catu daya berfungsi untuk menyediakan daya DC atau AC untuk mengoperasikan PLC.

Berapa daya yang dibutuhkan untuk mengoperasikan PLC?

Sebagian besar PLC bekerja pada 220 VAC atau 24 VDC. Sahabat dapat mempelajari perbedaan antara arus listrik AC dan DC secara detail.

Central Processing Unit (CPU)

Central Processing Unit adalah jantung dari sistem PLC. Fungsi CPU adalah untuk menyimpan dan menjalankan program perangkat lunak (software) PLC.

Ini membantu untuk menjalnkan aritmatika dasar, logika, pengendalian, dan operasi input / output yang ditentukan oleh instruksi. Ini terdiri dari tiga subbagian sebagai memori, prosesor dan catu daya.

Memory System

Sistem memori bertanggung jawab untuk menyimpan dan mengambil data dan informasi. Ini terdiri dari berbagai jenis memori seperti RAM, ROM, EEPROM dan memori Flash.

Memori keseluruhan diklasifikasikan menjadi empat bagian berdasarkan jenis data yang disimpannya. Dan di bawah ini adalah empat jenis data pada PLC:

  • Input/Output Image Memory
  • Data Memory
  • User Memory
  • Executive Memory

Communication Protocol

Protokol komunikasi berguna untuk bertukar informasi atau data antara perangkat yang terhubung melalui jaringan.

Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai protokol komunikasi yang di gunakan oleh PLC akan kita bahas lebih lanjut di materi berikutnnya.

PLC Programming

Untuk mengaktifkan komunikasi antara berbagai sirkuti PLC, Kita memerlukan program dan instruksi  untuk memprogram sebuah PLC.

Informasi atau data yang berguna dikomunikasikan oleh protokol komunikasi khusus.

Sebagian besar programmer PLC bekerja dengan bahasa pemrograman diagram tangga atau ladder diagram. Ini sangat mudah dibandingkan dengan bahasa pemrograman PLC lainnya.

Sahabat dapat mempelajari Pengertian Ladder Diagram Pada PLC secara detail.

Bagaimana Cara Kerja PLC ?

Prinsip kerja yang paling penting adalah- PLC dioperasikan dengan program pemindaian terus menerus (continuously scanning program). Pemindaian atau scanning terjadi setiap kali per milidetik. Jadi, ini disebut sebagai Scan Cycle.

Untuk Scan Cycle ini, PLC memerlukan sedikit waktu dalam kisaran milidetik atau ms.

Apa itu Scan Cyle PLC ?

Scan Cyle terdiri dari tiga langkah utama yaitu:

  1. Membaca input
  2. Menjalankan program dengan CPU
  3. Update output
Cara-Kerja-PLC
Gambar 1.3: Scan Time PLC

Langkah 1: Read / Sensing input

Pertama, PLC membaca status hidup / mati sinyal input eksternal. Setelah menscanning input, itu akan disimpan di memori input. Input ini termasuk sakelar, push button, proximity sensor, limit switches, pressure switches, dll.

Langkah 2: Menjalankan logika oleh prosesor

Input yang discanning ini akan ditransfer ke CPU untuk diproses dari memori input. Prosesor menjalankan instruksi pemrograman berdasarkan input. Setelah dieksekusi, hasilnya (on / off) akan disimpan di memori perangkat.

Langkah 3: Update / write output:

Ketika program menjalankan instruksi terakhir, itu akan mengirimkan status on / off ke memori perangkat output. Outputnyaa meliputi solenoida, valve, motor, aktuator, dan pompa.

Ketiga langkah diselesaikan di bawah scan time.

Apa itu Scan Time pada PLC ?

Jumlah waktu yang dibutuhkan oleh prosesor untuk membaca / sensing (merasakan) inputan pertama dan menjalankan output terakhir ini di sebut dengan Scan Time. PLC sangat cepat karena dapat dengan mudah memindai dan menjalankan program dalam beberapa milidetik, yaitu 10-15 milidetik.

Jenis – Jenis PLC ?

Dua jenis PLC digunakan untuk tujuan komersial atau industri adalah

  1. Jenis PLC Compact
  2. Jenis PLC Modular

Mengetahui kedua jenis ini adalah bagian dari pengetahuan dasar-dasar PLC.

Apa Itu PLC Compact ?

PLC Compact juga disebut sebagai PLC Terintegrasi atau Fixed PLC.

PLC Compact memiliki sejumlah modul input / output bersama dengan catu daya dan CPU.

Blok-Diagram-PLC-Compact
Gambar 1.4: Blok Diagram PLC Compact

Apa Itu PLC Modular ?

PLC Modular terdiri dari sejumlah variabel input dan output. Input dan output dapat ditambahkan ke sistem PLC modular oleh pengguna. Walaupun sebenarnnya kita juga menambahkan input dan output pada PLC jenis Compact.

Jika Sahabat melihat struktur desain PLC di bawah ini, itu lebih terlihat seperti rak. Jadi, itu juga disebut sebagai Rack-Mounted PLC.

Blok-Diagram-PLC-Modular
Gambar 1.5: Blok Diagram PLC Modular

Kelas PLC sudah menjelaskan secara rinci mengenai Perbedaan PLC Compact dan PLC Modular.

Bahasa Pemrograman PLC Paling Populer?

Berdasarkan standar International Electrotechnical Commission (IEC), bahasa pemrograman PLC diklasifikasikan ke dalam lima standar utama.

  1. Ladder diagram (LD)
  2. Instruction List (IL)
  3. Structured Text (ST)
  4. Function Block Diagram (FBD)
  5. Sequential Function Charts (SFC)
Bahasa-Pemrograman-PLC-Paling-Populer
Gambar 1.6: Bahasa Pemrograman PLC Paling Populer

Dan itulah adalah 5 jenis bahasa pemrograman PLC teratas.

Menurut studi dan operasi, Bahasa pemrograman Ladder Diagram (LD) adalah bahasa PLC yang digunakan secara luas untuk menulis logika pemrograman yang mudah dimengerti. Logika pemrograman ini didasarkan pada gerbang logika.

Ladder diagaram dalah Bahasa grafis. Muncul dengan banyak fitur yang memberikan keunggulan dibandingkan bahasa pemrograman lain.

Sahabat dapat mempelajari 5 Jenis Bahasa Pemrograman PLC secara detail dengan mengklik link.

Merek PLC apa yang paling populer digunakan?

Dalam lingkungan otomasi (automation environment), lebih banyak perusahaan yang memproduksi dan mengerjakan sistem kontrol dengan menggunakan PLC dan SCADA.

Dalam lingkungan otomasi, lebih banyak perusahaan yang memproduksi dan mengerjakan sistem kontrol dengan menggunakan PLC dan SCADA.

Saat ini, ada beberapa merek yang tersedia untuk sistem PLC. Asea Brown Boveri (ABB), Allen Bradley (AB), General Electric (GE), Siemens, Delta, Mitsubishi, Omron, dan Schneider adalah beberapa merek PLC yang sangat populer.

Berdasarkan penggunaannya, PLC Siemens menempati posisi teratas. Allen Bradley PLC berada di posisi kedua dalam Otomasi. Akan tetapi di kalangan pemula PLC merk omron mungkin sangat popular.

Sahabat dapat menggunakan merek PLC apa pun sesuai kebutuhan proyek, studi, dan kebutuhan industri.

Penggunaan PLC

Untuk otomatisasi, beberapa PLC digunakan untuk memantau dan mengontrol sistem gedung dalam proses produksi.

PLC digunakan di berbagai industri seperti industri baja, industri kaca, industri semen, pabrik kertas, tambang batubara, industri otomotif, industri kimia, industri tekstil, sistem robotik, dan sistem pengolahan makanan.

Dalam dasar-dasar PLC ini, Kelas PLC telah mencantumkan aplikasi PLC populer di perusahaan otomasi industri.

Sahabat dapat mempelajari Aplikasi PLC Di Industri Dan manfaat PLC untuk industri secara detail.

Kelebihan Dan Kekurangan PLC

Dalam materi sebelumnya, Kelas PLC telah menjelaskan Kelebihan Dan Kekurangan PLC.

Ini semua tentang Programmable Logic Controller alias PLC. Pada materi ini, Kelas PLC mencoba membahas semua dasar-dasar PLC yang diperlukan untuk Sahabat belajar PLC dasar.

Materi Belajar PLC Dasar Selanjutnnya : Perbedaan PLC Dan Relay

Jika Sahabat memiliki pertanyaan, Silakan beratanya di bagian komentar. Kelas PLC akan membalas secepat mungkin.

Terimakasih sudah Belajar PLC di Kelas PLC.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

Teori-Timer-Pada-PLC
Belajar PL Dasar

Teori Timer Pada PLC

Semua orang tahu mengapa waktu sangat penting dalam hidup kita. Baik itu manusia atau mesin, tidak ada yang bisa dilakukan tanpa waktu.

Cara-Kerja-Sensor-Ultrasonik
Belajar PLC

Cara Kerja Sensor Ultrasonik

Apa kesamaan antara lini produksi, bumper mobil modern, dan pencucian mobil otomatis? Jawaban: hampir pasti semuanya dilengkapi dengan sensor ultrasonik.

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?