fbpx

Kelebihan Dan Kekurangan Arus Listrik DC

Kelebihan-Dan-Kekurangan-Arus-Listrik-DC

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Kelebihan Dan Kekurangan Arus Listrik DCPengertian arus listrik DC atau Direct current yaitu arus listrik searah. Ini adalah sifat dari energi listrik. Terutama ada dua bentuk suplai listrik.

  1. DC atau Suplai Arus Searah
  2. AC atau Suplai Arus Bolak-balik.

Kedua bentuk listrik memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan bidang aplikasi. Pada artikel ini, kita akan membahas kelebihan dan kekurangan arus listrik DC.

Baca juga:   Perbedaan Arus Listrik AC Dan DC

Sebelum mengetahui kelebihan dan kekurangannya Sahabat harus mengetahui karakteristik atau sifat dari supply DC.

Karakteristik Arus Listrik DC (Direct Current)

  1. Besarnya suplai DC selalu konstan, tidak berubah terhadap waktu seperti suplai AC.
  2. Arah aliran arus DC juga searah. Arus selalu mengalir dari positif ke negatif.
  3. Power supply DC memiliki polaritas konstan – Positif dan Negatif.
  4. Kapasitansi dan efek Induktansi tidak terjadi dengan suplai DC.
  5. Listrik DC dapat disimpan di dalam baterai, superkapasitor, dll.

Kelebihan Arus Listrik DC (Direct Current)

  1. Daya DC dapat dihasilkan dari sumber energi bersih terbarukan seperti energi matahari. Sehingga tidak menimbulkan polusi. Jika kita melihat dalam kasus pembangkitan catu daya AC, sebagian besar terkait dengan desain yang kompleks dan mengalami polusi seperti energi panas, energi nuklir, dll.
  2. Besaran dan polaritasnya konstan untuk supply DC sehingga sangat hemat energi. Jika kita melihat power supply AC, besarnya berubah seiring waktu sehingga tidak begitu hemat energi seperti DC, bahkan ada masalah faktor daya, kebisingan, terjadi.
  3. Karena sifat supply DC adalah konstan, sehingga paling cocok untuk rangkaian elektronik. Karena itu, semua perangkat elektronik bekerja pada supply DC.
  4. Mesin yang dioperasikan dengan suplai DC, perangkat seperti motor, lampu sangat efisien tinggi daripada perangkat atau mesin yang dioperasikan dengan suplai AC.
  5. Tidak ada efek induktansi dan kapasitansi yang terjadi dengan supply DC, sehingga rangkaian DC bebas noise, low power loss, high efisien.
  6. Keuntungan besar lainnya dari DC adalah penyimpanan energi. Ya, energi listrik dapat disimpan dengan sangat mudah dalam baterai atau superkapasitor dalam bentuk arus searah atau DC tetapi AC tidak dapat disimpan.
  7. Transmisi dan distribusi daya DC lebih murah daripada transmisi dan distribusi daya AC.
  8. Sistem komunikasi elektronik digital modern, sistem kontrol, teknologi semuanya bergantung pada power supply DC saja, bukan AC.

Kekurangan Arus Listrik DC (Direct Current)

  1. Generator DC lebih kompleks daripada generator AC. Faktanya, DC tidak dapat dihasilkan pada tegangan yang sangat tinggi karena masalah pergantian.
  2. Meskipun transmisi dan distribusi DC lebih sederhana dan murah daripada AC tetapi DC tidak dapat ditransmisikan dalam jarak jauh karena tidak dapat dinaikan atau diturunkan.
  3. Konversi AC ke DC sangat sederhana tetapi ketika mekonversi DC ke AC, itu lebih kompleks, dan output yang tepat juga tidak dapat diperoleh.
  4. Meskipun mesin DC lebih efisien daripada mesin AC tetapi memiliki konstruksi dan mekanisme kerja yang kompleks. Sebagai contoh, jika kita melihat motor ac dan dc, maka desain motor AC sangat sederhana dibandingkan motor DC.
  5. Karena efek induktansi dan kapasitansi tidak terjadi dengan supply DC, maka beberapa teori penting seperti induksi elektromagnetik, reaktansi shunt tidak dapat digunakan untuk aplikasi praktis.
  6. Mesin listrik yang dioperasikan dengan supply DC, perangkat seperti motor DC, circuit breaker DC lebih mahal daripada mesin dan perangkat yang dioperasikan dengan suplai AC karena desainnya yang kompleks.
  7. Tegangan DC tidak dapat dinaikkan atau diturunkan dengan mudah. Dalam kasus AC, kita hanya perlu transformator untuk menaikkan atau menurunkan tegangan, tetapi dalam kasus DC, itu sangat kompleks. Pertama, kita harus mengubah DC menjadi AC kemudian perlu menaikkan atau menurunkan tegangan. Faktanya, ada lebih banyak kehilangan daya yang terjadi ketika kita menaikkan atau menurunkan tegangan DC.

Sekian pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan arus listrik DC. Semoga dapat memberikan manfaat untuk Sahabat semua.

Terimakasih sudah berkunjung ke Kelas PLC.

Banner Promo Kursus Dasar - Dasar PLC

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?