fbpx

Pengertian Ladder Diagram Pada PLC

pengertian-ladder-diagram-pada-PLC
Bahasa yang paling umum digunakan untuk memprogram PLC adalah Ladder Diagram (LD), juga dikenal sebagai Diagram tangga.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Pada kesempatan kali ini Kelas PLC akan menjelaskan kepada Sahabat mengenai Pengertian Ladder diagram dalam pemrograman PLC dan bagian bagian pada Ladder Diagram.

Ada beberapa bahasa pemrograman standar yang ditentukan untuk Programmable Logic Controller (PLC). Beberapa Bahasa standar yang diterima secara internasional adalah.

  1. Ladder diagram (LD)
  2. Structured Text (ST)
  3. Sequential Function Charts (SFC)
  4. Instruction List (IL)
  5. Function Block Diagram (FBD)

Kelas PLC sudah menjelaskan secara rinci mengenai: 5 Jenis Bahasa Pemrograman PLC.

Umumnya, Ladder diagram paling populer di seluruh dunia (termasuk Indonesia). Bahasa ini mudah dipelajari dan dikenali serta tampilannya mirip dengan diagram rangkaian listrik.

Jadi pada materi ini kita akan fokus hanya membahas terlebih dahulu Bahasa pemrograman Ladder diagram utuk PLC.

Mari kita mulai dengan beberapa hal hal dasar.

Apa itu Ladder Diagram ?

Ladder diagram adalah bahasa pemrograman universal PLC. Ini memiliki singkatan pendek sebagai ‘LD’ dan juga dikenal sebagai ‘Ladder Logic’. Lalu jika diartikan kedalam Bahasa Indonesia adalah Diagram Tangga.

LD adalah salah satu bahasa pemrograman tertua yang di gunakan untuk memprogram PLC.

Pada Ladder diagram, bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program untuk mengontrol sistem PLC disebut dengan ‘Ladder Diagram Language’ atau ‘Ladder Logic Language‘.

Ini telah ditandai dengan representasi grafis, seperti kabel listrik untuk kontrol logika.

Berbagai Simbol yang digunakan dalam Diagram Tangga:

Pemrograman ini menggunakan elemen grafis yang berbeda. Elemen grafik ini juga disebut sebagai Simbol. Kelas PLC sudah membahasnnya mengenai Simbol ladder diagram.

Bagian Penting Dasar Dari Ladder Diagram Dalam Pemrograman PLC

Ada beberapa bagian penting pada ladder diagram yang harus sahabat ketahui, Di antaranya:

  1. Rung
  2. Branche
  3. Input dan Output untuk pemrograman PLC
  4. Addressing Input dan Output
  5. Instruksi

Jadi mari kita pelajari satu persatu.

Rung

Apa yang di maksud Rung pada ladder diagram ?

Dalam ladder diagram, garis horizontal disebut dengan Rung. Sahabat dapat memasukkan jumlah rung sebanyak mungkin sesuai kebutuhan proyek yang kita buat.

Dan garis vertikal menunjukkan catu daya atau aliran.

Bagian-Penting-Pada-Ladder-Diagram

Diagram di atas ditunjukkan dengan jumlah anak tangga ‘N‘.

Branch

Ada tiga jenis branche (cabang). Mereka adalah sebagai berikut.

  1. Series Branch (Cabang Seri)

Pada cabang seri, input atau output dihubungkan secara seri.

Representasi-Cabang-Seri-Ladder-Diagram

2. Parallel Branch (Cabang Parallel)

Pada cabang paralel, input atau output dihubungkan secara paralel.

Representasi-Cabang-Paralel-Ladder-Diagram

3. Nest Branch

Kombinasi cabang seri dan paralel dalam rung yang sama atau berbeda disebut sebagai Nest Branch.

Representasi-Nest-Branch-Ladder-Diagram

Input dan Output untuk Pemrograman PLC

Untuk menulis program, Input dan output memainkan peran paling penting saat memprogram sebuah PLC.

  1. Input mengacu pada sakelar atau Push Button (PB).
  2. Output mengacu pada Coil atau Lamp atau Load.

Input di bagi menjadi dua jenis yaitu input dengan kontak Normally Open (NO) dan Kontak Normally Closed (NC).

Input dan Output untuk Pemrograman PLC

Input dan output (I / O) jika dilihat pada pemrograman Ladder diagram PLC akan seperti di bawah ini.

Input-Dan-Output-Pada-Ladder-Diagram

Hal terpenting berikutnya dalam pemrograman PLC adalah Memberi alamat (addressing) input dan output saat menulis program. Berbagai skema pengalamatan (addressing) digunakan untuk berbagai merek PLC. Dan setiap merk memiliki alamat yang berbeda beda.

Mari kita ambil contoh dari berbagai Merek PLC.

Addressing Input dan Output PLC

Kelas PLC akan menjelaskan Alamat Input dan Output PLC dari berbagai merk PLC berikut instruksinnya.

1. Alamat Input Dan Output PLC ABB

Format untuk alamat I / O digital adalah sebagai berikut,

Alamat Input: I0, I1, I2, …………, In.

Alamat Output: Q0, Q1, Q2, Q3, ………… .., Qn.

2. Alamat Input Dan Output PLC Siemens

Format untuk alamat I / O digital adalah sebagai berikut,

“Jenis file Nomor Byte. Nomor Bit” .

Pertimbangkan, alamat I / O untuk 1 Byte. Pembahasan mengenai byte dan bit sahabat dapat mengikuti Kursus PLC Fundamental, Karena hal ini di bahas pada kursus tersebut.

Alamat Input: I0.0, I0.1, I0.2, I0.3, ……. I0.7.

Alamat Output: Q0.0, Q0.1, Q0.2, Q0.3, ……. P0.7.

3. Alamat Input Dan Output PLC Delta & PLC Mitsubishi

Pada kedua PLC tersebut, alamat fungsi untuk input, output, dan memori sama. Format untuk alamat I / O digital adalah sebagai berikut,

Alamat Input: X0, X1, X2, X3 ……… .., Xn.

Alamat Output: Y0, Y1, Y2, Y3, ……… .., Yn.

4. Alamat Input Dan Output PLC Omron

Format untuk alamat I / O digital adalah sebagai berikut,

Alamat Input: I:0.00, I:0.01, I:0.02, I:0.03 ……… I:1.00.

Alamat Output: Q:100.00, Q:100.01, I:100.02, I:100.03 …….. Q:101.00.

Kelebihan Dari Bahasa PLC Ladder Diagram

Apa kelebihan atau keuntungan dari Bahasa PLC Ladder Diagram?

  1. Ladder diagram (LD) adalah konstruksi logika sederhana dan lebih dapat diandalkan daripada pengontrol rangkaian elektronik.
  2. Mudah dipelajari dan dibaca programnya.
  3. Setiap simbol pemrograman dapat melakukan tindakan tertentu.
  4. LD memiliki representasi yang baik untuk logika diskrit.
  5. Mudah untuk memecahkan masalah.

Dari materi ini kita sudah mengetahui pengertian ladder diagram dan tentang pengenalan dan berbagai bagian Ladder Diagram pada PLC. Kelas PLC akan menjelaskan detail lebih lanjut dalam materi mendatang tentang pemrograman PLC.

Materi selanjutnnya: Simbol ladder diagram plc

Sampai saat ini, jika Sahabat memiliki pertanyaan mengenai Pengertian Ladder Diagram, Sahabat dapat bertanya di bagian komentar.

Terimakasih sudah Belajar PLC di Kelas PLC.

Materi lain terkait PLC:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?