fbpx

Pengertian Ladder Diagram Pada PLC

pengertian-ladder-diagram-pada-PLC
Bahasa yang paling umum digunakan untuk memprogram PLC adalah Ladder Diagram (LD), juga dikenal sebagai Diagram tangga.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Pengertian Ladder Diagram – Bahasa yang paling umum digunakan untuk memprogram PLC adalah Ladder Diagram (LD), juga dikenal sebagai Diagram tangga.

Ladder diagram adalah bahasa grafis yang menunjukkan hubungan logis antara input dan output seolah-olah mereka adalah kontak dan koil seperti halnya rangkaian Relay elektromekanis.

Bahasa ini diciptakan untuk tujuan membuat pemrograman PLC terasa “natural” bagi teknisi listrik yang terbiasa dengan logika berbasis relai dan sirkuit kontrol. Sementara pemrograman Diagram Tangga memiliki banyak kekurangan, akan tetapi bahasa pemrograman tersebut sangat populer di industri otomasi.

Setiap program Diagram Tangga diatur menyerupai diagram listrik, menjadikannya bahasa pemrograman grafis (bukan berbasis teks).

Diagram tangga dianggap sebagai sirkuit virtual, di mana “power” virtual mengalir melalui “kontak” virtual untuk memberi energi pada “koil relay” virtual untuk melakukan fungsi logis.

Tidak ada kontak atau gulungan yang terlihat dalam program Ladder Diagram PLC yang nyata; melainkan, mereka bertindak atas bit dalam memori PLC, hubungan timbal balik logis antara bit-bit yang diekspresikan dalam bentuk diagram yang menyerupai rangkaian.

Pemrograman Ladder Diagram (Diagram Tangga)

Pemrograman-ladder-diagram-PLC

Kontak muncul seperti pada diagram logika relai listrik – sebagai segmen garis pendek vertikal yang dipisahkan oleh ruang horizontal.

Kontak Normaly-open (NO) seperti yang kita lihat pada panah biru, Sementara kontak Normaly-closed dapat kita lihat pada panah berwara kuning.

Sedangkan koil dapat kita lihat pada panah berwarna merah. Koil identik menggunakan simbol lingkaran atau kotak persegi panjang.

Lalu Setiap garis horizontal disebut sebagai Rung, yang dapat di lihat pada panah berwarna hitam.

Pada gambar di atas kita dapat melihat sebagai virtual bahwa sirkuit siap mengalirkan power yang dapat kita lihat dengan warna “hijau”

Warna yang digunakan ketika menunjukkan aliran power adalah hijau.

Gambar di atas menujukan program ladder diagram sederhana untuk start stop motor.

Bisa kita lihat koil Q: 100.00 tidak berwarna hijau di karenakan koil tersebut belum di alirikan power. Coba Sahabat bandingkan gambar di atas dengan gambar di bawah ini.

Sekarang dapat kita lihat koil Q: 100.00 kini sudah berwarna hijau berarti koil tersebut sudah di aliri power (Aktif).

Muncul pertanyaan kenapa pada gambar ke dua ini koil bisa di aliri power sedangkan tidak ada bedanya antara gambar satu dan dua.

Jika sahabat perhatikan dengan betul terjadi perbedaan pada kontak Normally-open yang tadinya tidak berwarna menjadi berwarna. Ini menandakan bahwa kontak tersebut yang tadinya Normally-open dan jika di berikan logika 1 maka kontak berubah menjadi Normally-closed. yang artinya kontak yang semula terputus jika di berikan logika 1 makan kontak menjadi tersambung dan dapat mengaliri power ke koil.

Warna pada komponen Ladder Diagram hanya berfungsi, tentu saja, ketika komputer yang menjalankan perangkat lunak pengeditan program terhubung ke PLC dan PLC berada dalam mode “run” (dan fitur “show status” dari perangkat lunak pengeditan diaktifkan. ). Atau pada software CX-Programmer kita dapat menggunakan fungsi simulator.

Jika tidak, Ladder Diagram tidak lebih dari simbol hitam pada latar belakang putih.

Tidak hanya penyorotan status sangat berguna dalam menghapus program-program PLC, tetapi juga melayani tujuan diagnostik yang sangat berharga ketika seorang teknisi menganalisis program PLC untuk memeriksa status perangkat input dan output dunia nyata yang terhubung ke PLC.

Ini terutama benar ketika status program dilihat dari jarak jauh melalui jaringan komputer, yang memungkinkan staf pemeliharaan untuk menyelidiki masalah sistem tanpa harus berada di dekat PLC!

Mungkin itu saja pembahasan yang sederhana ini mengenai pengertian ladder diagram pada PLC. Semoga sahabat pemula dapat memahami cara kerja ladder diagram. Kami yakini bahwa jika sahabat terbiasa dengan gambar rangkaian relay atau rangkaian kontrol hanya perlu waktu sedikit untuk dapat memahami diagram tangga PLC.

Jika ada hal yang ingin di tanyakan, silahkan tanyakan di kolom komentar.

Terimakasih sudah belajar di Kelas PLC.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore

bahasa-pemrograman-plc
Belajar PL Dasar

5 Jenis Bahasa Pemrograman PLC

5 bahasa pemrograman umum yang terkenal untuk PLC dan bahasa pemrograman plc menurut standar iec 61131-3.

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?

kursus plc