fbpx

Pengertian PCB dan Fungsinya Beserta Jenis-Jenisnya

Pengertian-PCB-dan-fungsinya
Apa pengertian PCB dan fungsinya? Secara umum, PCB digunakan untuk mengorganisir rangkaian listrik. Perlu diketahui bahwa rangkaian listrik begitu rumit. Sehingga dibutuhkan PCB sebagai penghubung agar tidak rumit.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Pengertian PCB dan fungsinya – Komputer, televisi, dan laptop merupakan perangkat elektronik yang  membutuhkan listrik. Apabila tidak dilengkapi dengan listrik, maka perangkat tidak akan berfungsi. Listrik yang digunakan sebagai sumber perangkat elektronik memiliki rangkaian, sedangkan rangkaian tersebut diorganisir oleh PCB.

Apa pengertian PCB dan fungsinya? Secara umum, PCB digunakan untuk mengorganisir rangkaian listrik. Perlu diketahui bahwa rangkaian listrik begitu rumit. Sehingga dibutuhkan PCB sebagai penghubung agar tidak rumit.

Apa Pengertian PCB dan Fungsinya Dalam Komponen Listrik?

Printed Circuit Board merupakan kepanjangan dari PCB. Dalam bahasa Indonesia, kepanjangan ini memiliki arti Papan Sirkuit Cetak atau Papan Rangkaian Cetak. Dari istilah tersebut dapat diartikan bahwa PCB memiliki pengertian yaitu sebuah papan yang digunakan untuk menghubungkan komponen elektronik.

Ilmuwan kebangsaan Austria bernama Paul Eisler menemukan papan ini di tahun 1936. Ilmuwan tersebut mulai menggunakan papan bernama PCB ini pada sebuah rangkaian Radio. Selanjutnya penggunaan teknologi mulai dikenal sekitar 1943.

Dimana Radio Militer Amerika Serikat telah menyematkan teknologi ini dalam skala yang lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa pengertian PCB dan fungsinya mulai dipahami banyak orang. Hingga akhirnya di tahun 1948 PCB mulai banyak digunakan.

Beberapa produk komersil telah menggunakan teknologi bernama PCB ini. Namun tidak semua negara mengenal dan paham apa itu PCB. Beberapa produk komersil yang menggunakan PCB diproduksi oleh Amerika Serikat.

Kemudian di tahun 1950 PCB mulai digunakan secara massal. Jadi, perkembangan PCB cukup pesat. Lalu apa fungsi dari PCB? Mengapa papan elektronik ini sangat dibutuhkan? Berikut ini beberapa fungsinya.

  • PCB berfungsi untuk membuat tampilan rangkaian alat elektronik terlihat lebih rapi dan tertata.  Sehingga visualnya tidak berantakan atau rumit.
  • PCB berfungsi sebagai pengganti kabel. Artinya PCB juga digunakan untuk menyambungkan berbagai komponen. Sehingga tempat yang  nantinya dibutuhkan lebih efisien.
  • PCB berfungsi sebagai penghubung kaki komponen. Artinya, PCB akan menghubungkan berbagai kaki komponen, entah itu komponen elektronika aktif atau pasif.
  • PCB berfungsi sebagai wadah atau tempat menyusun komponen elektronik. Hal ini bertujuan agar komponen elektronik lebih rapi dan juga tertata atau terorganisir.

Jika dilihat dari pengertian PCB dan fungsinya, PCB memiliki peran yang sangat penting. Apalagi PCB memiliki keterkaitan erat dengan rangkaian listrik pada perangkat elektronik.

Lapisan PCB dan Bahan-bahannya

Lapisan-PCB-dan-Bahan-bahannya

PCB tidak hanya berbentuk papan elektronik yang sederhana, namun ada beberapa lapisan dari PCB. Beberapa diantaranya adalah:

  • Substrat, lapisan standar atau lapisan pertama yang menjadi dasar dari PCB. Biasanya berupa FR2 dan FR4.
  • Tembaga, lapisan berbentuk pipih yang dilekatkan pada substrat.
  • Soldermask, lapisan tembaga yang berfungsi sebagai jalur konduktor.
  • Silkscreen, pemberi tanda atau indikator pada komponen elektronika.

Beberapa lapisan tersebut merupakan komponen penting dalam sebuah PCB. Pada pengertian PCB dan fungsinya, lapisan tersebut sangat berpengaruh pada jenis PCB. Sebab, komponen listrik pastinya memiliki PCB yang berbeda-beda.

Jenis-Jenis PCB Berdasarkan Jumlah Lapisan

Berbicara mengenai lapisan PCB, ada beragam jenis PCB berasaskan lapisannya. Mengingat ada beberapa PCB yang menggunakan satu bahkan dua lapisan tembaga. Berikut ini jenis-jenisnya.

1. Multilayer PCB

Jenis yang satu ini memiliki lapisan subtrat dan lapisan tembaga lebih dari satu. Kedua lapisan tersebut tidak menjadi satu, melainkan dipisahkan dengan lapisan insulator.

Jenis PCB yang satu ini biasanya digunakan pada rangkaian elektronik yang memiliki sifat kompleks. Biasanya lapisan ini memiliki jumlah 4 lapisan paling sedikit. Sedangkan jumlah lapisan maksimal mencapai 16 lapisan.

2. Double Sided PCB

Pada pengertian PCB dan fungsinya juga dikenal jenis double sided PCB. Dimana jenis yang satu ini lebih rendah dibandingkan jenis yang sebelumnya. Double sided PCB juga dikenal sebagai papan rangkaian cetak dua sisi. Jenis PCB yang satu ini memiliki dua lapisan tembaga.

Dua lapisan tembaga ini terletak di bagian sisi subtrat PCB. Sama seperti jenis sebelumnya, jenis PCB yang satu ini memiliki lubang yang berfungsi sebagai jalur penghubung antar satu lapisan tembaga. Mulai dari sisi yang pertama hingga lapisan sisi yang selanjutnya.

3. Single Sided PCB

Jenis yang selanjutnya adalah single side PCB. Jenis yang satu ini berada setingkat dibawah jenis sebelumnya. Dari namanya sudah dapat dikenali bahwa jenis PCB ini hanya memiliki satu lapisan saja.

Jika jenis sebelumnya menampilkan lapisan yang tertempel pada dua sisi subtrat, maka jenis ini agak berbeda. Karena hanya memiliki satu lapisan, maka hanya tertempel pada satu sisi subtrat PCB saja. Karena hanya memiliki satu lapisan saja, maka PCB ini terbilang sederhana.

Sehingga penggunaan PCB dengan jenis single sided ini juga digunakan pada rangkaian elektronik yang sederhana. Biaya produksi untuk pembuatan PCB ini terbilang lebih murah dibandingkan dengan jenis sebelumnya.

Beberapa jenis tersebut sangat berpengaruh pada rangkaian listrik suatu perangkat elektronik. Seperti yang diketahui bahwa rangkaian listrik pada perangkat elektronik berbeda-beda.

Jenis-Jenis PCB Berdasarkan Fleksibilitas

jenis-jenis-pcb-dan-penjelasannya

Pengertian PCB dan fungsinya memang berbeda. Hal ini membuat jumlah lapisan mempengaruhi jenis PCB itu sendiri. Namun tidak hanya jumlah lapisannya saja, tetapi juga fleksibilitasnya. Berikut ini beberapa jenis PCB menurut fleksibilitasnya.

1. Rigid-Flex PCB

Jenis yang satu ini merupakan gabungan dari dua PCB dengan jenis berbeda. Tidak lain adalah Rigid PCB dan Flex PCB. Teknologi gabungan ini juga membawa dua sifat dan spesifikasi dari papan sirkuit elektronik.

Mulai dari sifat fleksibel yang mudah dilipat layaknya Flex PCB. Hingga yang begitu kaku dan tidak bisa dilipat seperti Rigid PCB. Lazimnya, jenis Rigid PCB akan terhubung atau dihubungkan pada Flex PCB.

2. Flex PCB

Jenis selanjutnya adalah Flex PCB yang substratnya terbuat dari plastik sebagai bahannya. Tidak heran jika jenis yang satu ini begitu fleksibel dan masuk dalam kategori PCB yang fleksibel. Bahan dasar plastik memiliki sifat yang mudah dibentuk.

Penggunaan bahan PCB ini memungkinkan papan sirkuit elektronik dapat dibengkokkan. Namun tidak akan berpengaruh pada rangkaian listrik. Sehingga rangkaiannya tidak akan mudah rusak. Hal ini yang menjadi kelebihan dari Flex PCB.

3. Rigid PCB

Jenis lainnya dari PCB berdasarkan fleksibilitasnya adalah Rigid PCB. Jenis yang satu ini tentunya memiliki perbedaan dengan Flex PCB. Rigid merupakan istilah asing yang memiliki arti kaku. Maka dari itu, pengertian Rigid PCB adalah papan sirkuit elektronik yang kaku.

Artinya papan ini bersifat kaku dan tidak bisa dibengkokkan. Berbeda dengan jenis sebelumnya yang begitu fleksibel. Bahkan karena terlalu kaku, Rigid PCB tidak dapat dilipat sama sekali. Artinya, jika dilipat akan mengalami kerusakan seperti patah.

Bahan substrat yang kaku dan padat menjadi bahan pembuat Rigid PCB. Bahan ini hampir sama dengan fiberglass dan memang sengaja dibuat agar kaku. Sehingga benar-benar tidak bisa dibengkokkan.

Pengertian PCB dan fungsinya memiliki cakupan yang luas. Mulai dari lapisan yang digunakan hingga beragam jenis PCB berdasarkan kategorinya. Hal ini penting untuk diketahui sebab berkaitan dengan rangkaian listrik.

Silahkan share jika artikel ini bermanfaat.

Terimakasih sudah belajar di Kelas PLC.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

Teori-Timer-Pada-PLC
Belajar PL Dasar

Teori Timer Pada PLC

Semua orang tahu mengapa waktu sangat penting dalam hidup kita. Baik itu manusia atau mesin, tidak ada yang bisa dilakukan tanpa waktu.

Cara-Kerja-Sensor-Ultrasonik
Belajar PLC

Cara Kerja Sensor Ultrasonik

Apa kesamaan antara lini produksi, bumper mobil modern, dan pencucian mobil otomatis? Jawaban: hampir pasti semuanya dilengkapi dengan sensor ultrasonik.

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?