Cara Mengukur Dioda Zener Menggunakan Multimeter Analog Dan Digital

Cara-Mengukur-Dioda-Zener

Pada artikel kali ini kelasplc.com akan memberikan tutorial mengenai cara mengukur dioda Zener menggunakan multimeter anlog dan digital.

Seperti yang kita ketahui, Dioda Zener adalah bagian terpenting dari rangkaian listrik atau elektronika dan memiliki fungsi penting seperti regulator tegangan, switching, penyearah, dan banyak lagi.

Jika terjadi gangguan listrik, komponen elektronika yang biasanya pertama kali rusak pada rangkaian yakni dioda zener. Pelajari mengenai rangkaian dioda zener yang digunakan untuk regulator tegangan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengecek dioda zener dan mengukurnya untuk melihat apakah mereka berfungsi dengan benar atau tidak.

Cara Mengukur Dioda Zener

Fungsi dioda melindungi komponen dengan menghalangi aliran arus, sehingga menghindari kerusakan yang akan ditimbulkan. Berikut adalah cara sederhana untuk mengukur dan menguji dioda menggunakan multimeter analog dan digital.

Cara Mengukur Dioda Zener Dengan Multitester Analog

Dibawah ini adalah panduan lengkap mengenai cara mengukur dioda zener dengan multimeter analog.

  1. Langkah pertama adalah menyetel selector multimeter analog ke nilai resistansi rendah.
  2. Setelah menyetel selector multimeter ke resistansi rendah, Kamu kemudian memerlukan koneksi bias maju ke dioda yang mau di ukur. Caranya dengan menghubungkan terminal positif multimeter analog ke anoda dioda dan terminal negatif multimeter analog ke katoda.
  3. Jika dioda zener berfungsi dengan benar, maka multimeter analog harus membaca atau menunjukkan nilai resistansi rendah.
  4. Langkah selanjutnya adalah mengatur selektor multimeter analog ke posisi resistansi yang tinggi. Setelah itu, Kamu kemudian membalikkan terminal multimeter analog dengan menghubungkan terminal positif multimeter analog ke katoda dan terminal negatif multimeter analog ke anoda. Ini dikenal sebagai bias mundur. Jika dioda yang diukur dalam kondisi sempurna, maka multimeter analog harus menunjukkan resistansi tinggi atau OL.
  5. Jika multimeter analog tidak menunjukkan pembacaan di atas, Nah itu artinya dioda zener sudah jelek atau rusak.

Cara Mengukur Dioda Zener Dengan Multitester Digital

Ada dua cara yang umum digunakan untuk memecahkan masalah dioda dengan alat ukur listrik yakni multimeter digital (DMM).

Karena kedua mode yang digunakan dalam pengujian dioda umumnya ditemukan pada multimeter digital. Mode ini adalah mode Ohmmeter dan mode Dioda.

Baca juga:   Inilah Daftar Frekuensi TV Digital Bali Terbaru yang Wajib Diketahui

Menguji dioda dalam Mode Dioda menggunakan multimeter digital

  1. Langkah pertama biasanya untuk mengidentifikasi terminal katoda dan anoda dioda yang mau diukur atau diuji.
  2. Selanjutnya, Kamu perlu menyetel multimter digital ke mode cek dioda. Carannya dengan memutar knop tengah multimeter digital untuk menandai area yang diberi label simbol dioda. Dalam mode dioda, multimeter digital mampu memasok arus sekitar 2mA antara dua probe uji.
  3. Setelah itu, Kamu perlu menghubungkan probe merah multimeter digital ke anoda dioda dan probe hitam multimeter digital ke katoda dioda. Kondisi ini dioda diberi bias maju.
  4. Kemudian, Kamu harus mengamati pembacaan pada layar multimeter digital. Jika pembacaan menunjukkan nilai tegangan sekitar 0,6 hingga 0,7, Ini berarti dioda dalam kondisi baik.
  5. Kemudian Kamu perlu membalik terminal multimeter; ini berarti Kamu perlu menghubungkan probe merah multimeter ke katoda dioda dan probe hitam ke anoda. Sambungan seperti itu disebut kondisi bias mundur dioda. Multimeter harus menunjukkan OL.
  6. Jika multimeter Anda menunjukkan nilai yang tidak sesuai dengan kondisi di atas, berarti diodanya rusak.

Menguji dioda dalam mode ohmmeter menggunakan multimeter digital

  1. Langkah pertama biasanya adalah mengidentifikasi terminal anoda dan katoda dioda yang mau di cek dan diukur.
  2. Selanjutnya, Kamu perlu menyetel multimeter digital ke mode ohmmeter atau dalam mode hambatan. Carannya yang dapat dilakukan dengan memutar kenop tengah multimeter untuk menandai area yang diberi label simbol/nilai resistansi ohmmeter.
  3. Setelah itu, Kamu perlu menghubungkan probe merah multimeter digital ke anoda dioda dan probe hitam multimeter digital ke katoda dioda. Ini biasanya menunjukkan bahwa dioda dibias maju.
  4. Jika multimeter Kamu menampilkan nilai yang cukup rendah, itu bisa beberapa sepuluh ohm hingga beberapa ratus ohm. Ini berarti dioda dalam kondisi baik.
  5. Setelah itu, Kamu membalikkan terminal multimeter digital dengan menghubungkan terminal positif ke katoda dan terminal negatif multimeter analog ke anoda. Ini dikenal sebagai bias mundur.
  6. Jika dioda dalam kondisi sempurna, maka multimeter digital harus menunjukkan resistansi tinggi atau OL.

Demikian adalah panduan mengenai cara mengukur dioda Zener menggunakan multimeter analog dan digital yang bisa tim Kelasplc.com jabarkan. Semoga bisa memberikan wawasan untuk Kamu semuanya.

Belajar PLC Sekarang!!!

Dapatkan Peluang Karir yang Cemerlang dan Gaji yang Tinggi tanpa Takut Tergantikan Oleh Robotik & AI (Artificial Intelligence).

Share This Post

Faris Hadi Utomo

Faris Hadi Utomo

Hai! Saya Faris. Di Kelasplc.com, Saya mengejar kecintaan saya pada mengajar & berkarya. Saya seorang Electrical & Automation Engineering, Dan jika Kamu benar-benar ingin tahu lebih banyak tentang saya, silakan kunjungi Halaman "About" saya.

Baca Selengkapnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

pre-treatment-sigma-pro
Belajar PLC

Pre-Treatment Sistem Pengolahan Air: Peran Filter Otomatis Sigma Pro Sebelum RO

Dalam sistem pengolahan air modern, baik untuk industri, pertanian, maupun air bersih, tahap pre-treatment memegang peranan yang sangat krusial. Pre-treatment yang baik akan menentukan performa unit lanjutan seperti media filter, cartridge filter, dan Reverse Osmosis (RO). Di Indonesia, di mana sebagian besar sumber air baku berasal dari sungai, waduk, dan sumur dengan kandungan lumpur serta

Sigma-Pro-Amiad
Belajar PLC

Filter Otomatis Sigma Pro Amiad: Solusi Filter Air Andal untuk Berbagai Aplikasi Pengolahan Air

Dalam berbagai sistem pengolahan air, kualitas air baku menjadi faktor krusial yang menentukan keandalan dan umur pakai seluruh peralatan di hilir sistem. Baik untuk kebutuhan industri, komersial, utilitas, pertanian modern, maupun sistem Reverse Osmosis (RO), air dengan kandungan lumpur, pasir, dan padatan tersuspensi tinggi dapat menyebabkan penurunan performa, peningkatan biaya operasional, hingga kerusakan peralatan. Di

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?

Scroll to Top