Cara Memasang Dioda dan Elco pada Trafo

Cara-Memasang-Dioda-dan-Elco-pada-Trafo

Masih banyak yang bingung tentang bagaimana cara memasang Dioda dan Elco pada Trafo. Di artikel kali ini kelasplc.com akan menjelaskan mengenai hal tersebut.

Dioda, elco, dan trafo merupakan komponen elektronika dasar yang sering digunakan pada perangkat elektronik. Komponen tersebut memiliki fungsinya masing masing.

Fungsi dioda yakni untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah. Akan tetapi, memiliki kemampuan untuk menghambat arus listrik dari arah sebaliknya.

Fungsi kapasitor yakni untuk menyimpan energi elektrostatik dalam medan listrik dan jika memungkinkan, untuk memasok energi ini ke rangkaian.

Fungsi trafo yakni menurunkan tegangan AC dari 220 VAC ke 12 VAC atau sebaliknya, menaikkan tegangan dari 110 VAC menuju 220 VAC.

Cara Memasang Dioda dan Elco Pada Trafo

Rangkaian-Pemasangan-Dioda-dan-Elco-Pada-Trafo

Setelah mengetahui fungsi dari masing masing komponen. Berikut adalah cara memasang Dioda dan Elco pada trafo.

Memilih Jenis Trafo

Langkah pertama adalah memilih jenis trafo yang akan digunakan dalam rangkaian elektronik tersebut.

Fungsi trafo pada rangkaian ini seperti halnya adaptor, yakni mengubah arus AC menjadi DC. Yang nantinya arus terebut diarahkan ke dioda.

Ada dua jenis transformator yang biasa digunakan dalam rangkaian ini adalah transformator CT dan transformator non-CT.

Mempersiapkan Tools Penunjang

Setelah membeli trafo, Kamu perlu menyiapkan tools atau alat untuk membantu proses pemasangan. Kamu perlu menyiapkan solder, timah, dan berbagai jenis kabel yang dibutuhkan.

Agar memudahkan Kamu saat proses pemasangan kabel ke komponen, Alangkah baiknya Kamu mempersiapkan kabel dengan warna sebagai berikut:

  • Kabel biru = Ground
  • Kabel merah = Arus AC
  • Kabel hijau = Arus DC
  • Kabel hitam = Massa
Baca juga:   Cara Menampilkan Subtitle di TV LG Mudah dan Lengkap

Sambungkan kabel AC ke dioda dan Elco

Salah satu cara memasang dioda dan Elco pada trafo adalah dengan menghubungkan kabel merah ke dioda yang bermuatan positif.

Agar sambung menjadi kuat dan rapih Kamu bisa menyambungkan kabel dan komponen tersebut menggunakan solder.

Langkah selanjutnya, Kamu perlu menghubungkan ujung kabel merah lainnya ke elco bermuatan positif. Dan lakukan penyolderan seperti yang dilakukan pada proses sebelumnya.

Memasang Dioda dan Elco pada Kabel DC

Selanjutnya kita perlu menghubungkan kabel hijau ke dioda bermuatan positif lainnya. Kamu dapat menghubungkan ujung kabel yang lain ke trafo. Gunakan solder untuk memperkuat sambungannya.

Selanjutnya sambungkan kabel hijau lainnya ke dioda muatan negatif. Dan ujung lainnya dapat dihubungkan ke trafo. Dan lakukan proses penyolderan sepeti langkah sebelumnya.

Memasang Kabel Massa

Setelah kabel AC dan DC terpasang dengan baik dan benar pada dioda dan trafo. Langkah selanjutnya yakni memasang kabel massa yang berwarna hitam tersebut.

Hubungkan kabel massa ke dioda bermuatan negative, dan menghubungkan ujungnya ke Elco yang bermuatan negatif.

Pastikan untuk memasangnya dengan hati-hati agar tidak terjadi kesalahan yang dapat menyebabkan rangkaian elektronik tidak berfungsi.

Memasang Kabel Ground

Langkah terakhir adalah menghubungkan kabel ground berwarna biru. Sambungkan kabel tersebut ke trafo dengan pin yang bertuliskan CT.

Kemudian sambungkan ujung kabel lainnya ke Elco bermuatan negatif dan Elco kedua bermuatan positif. Perhatikan baik-baik proses ini sehingga Kamu bisa melakukannya sendiri.

Jika penjelasan diatas masik kurang jelas, Kami menyarankan untuk Kamu menonton video dibawah ini untuk mengetahui cara pasang dioda dan elco pada trafo.

Jadi itulah pembahasan mengenai cara memasang dioda dan elco pada trafo yang wajib Kamu ketahui. Silakan mencobanya di rumah untuk melihat apakah Kamu dapat membuat rangkaian listrik tersebut.

Belajar PLC Sekarang!!!

Dapatkan Peluang Karir yang Cemerlang dan Gaji yang Tinggi tanpa Takut Tergantikan Oleh Robotik & AI (Artificial Intelligence).

Share This Post

Faris Hadi Utomo

Faris Hadi Utomo

Hai! Saya Faris. Di Kelasplc.com, Saya mengejar kecintaan saya pada mengajar & berkarya. Saya seorang Electrical & Automation Engineering, Dan jika Kamu benar-benar ingin tahu lebih banyak tentang saya, silakan kunjungi Halaman "About" saya.

Baca Selengkapnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Materi lainnya yang dapat sahabat pelajari

pre-treatment-sigma-pro
Belajar PLC

Pre-Treatment Sistem Pengolahan Air: Peran Filter Otomatis Sigma Pro Sebelum RO

Dalam sistem pengolahan air modern, baik untuk industri, pertanian, maupun air bersih, tahap pre-treatment memegang peranan yang sangat krusial. Pre-treatment yang baik akan menentukan performa unit lanjutan seperti media filter, cartridge filter, dan Reverse Osmosis (RO). Di Indonesia, di mana sebagian besar sumber air baku berasal dari sungai, waduk, dan sumur dengan kandungan lumpur serta

Sigma-Pro-Amiad
Belajar PLC

Filter Otomatis Sigma Pro Amiad: Solusi Filter Air Andal untuk Berbagai Aplikasi Pengolahan Air

Dalam berbagai sistem pengolahan air, kualitas air baku menjadi faktor krusial yang menentukan keandalan dan umur pakai seluruh peralatan di hilir sistem. Baik untuk kebutuhan industri, komersial, utilitas, pertanian modern, maupun sistem Reverse Osmosis (RO), air dengan kandungan lumpur, pasir, dan padatan tersuspensi tinggi dapat menyebabkan penurunan performa, peningkatan biaya operasional, hingga kerusakan peralatan. Di

Apakah Sahabat masih punya pertanyaan lain?

Scroll to Top